Berita HSU

Muncul di Permukiman Warga Sungai Malang HSU, Ular Sawa Sepanjang 3 Meter Diamankan Warga

Seekor ular sawa ditangkap warga saat muncul di permukiman warga di Kelurahan Sungai Malang Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Komunitsd APS untuk BPost
Anggota Komunitas APS mengamankan seekor ular sawa yang muncul di permukiman warga, Selasa (22/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Seekor ular sawa ditangkap warga saat muncul di permukiman warga di Kelurahan Sungai Malang Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (22/11/2022).

Ular sawa sepanjang hampir tiga meter itu terlihat saat Banjir merendam sebagian besar wilayah di HSU.

Koordinator Komunitas Amuntai Peduli Sesama (APS) HSU Muhammad Yusuf mengatakan ular muncul tak jauh dari posko banjir APS di Kelurahan Sungai Malang

Karena khawatir membahayakan warga, ular sawa tersebut akhirnya ditangkap dan diamankan oleh anggota.

Baca juga: Banjir di HSU Kalsel Meluas,  Banyak Ruas Jalan Terendam dan Ribuan Rumah Terdampak

Baca juga: Perempuan Asal HSU Jalani Proses Hukum di Polres Tabalong, Gelapkan Mobil Rental

Baca juga: Hilang Tenggelam Saat Berenang, Jasad Pemuda di HSU Kalsel Ditemukan di Sekitar Pasar Modern Amuntai

Menruutnya, Kabupaten HSU sebagian besar adalah daerah rawa dan memang menjadi tempat untuk ular tinggal.

"Ular kami amankan dan ada salah satu anggota yang mengamankan agar tidak liar dan dapat membahayakan warga," ujarnya. 

Yusuf menjelaskan, sebelumnya dari Komunitas APS juga mengamankan seekor ular yang meresahkan warga di Desa Cakru. Ular akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan. 

Selama terjadi banjir warga HSU diharapkan bisa lebih berhati-hati dan waspada dengan adanya binatang khususnya ular. 

Dan jika melihat adanya ular jangan langsung menangkap sendiri jika tidak memiliki keberanian dan keahlian dalam menangkap ular karena justru bisa membahayakan.

Komunitas APS memiliki Animal Team yang tugasnya membantu warga dalam mengamankan hewan liar yang dinilai mengganggu atau membahayakan warga. "Kami sering diminta bantuan untuk menangkap ular, dan anggota juga sudah mendapat pelatihan akan hal tersebut," ujarnya.  (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved