PT Pamapersada Nusantara

Tanam Mangrove Rambai di Pulau Curiak Batola, PT Pamapersada Nusantara Bekerjasama dengan YSBI

Kegiatan penanaman pohon menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan.

Editor: Eka Dinayanti
PT. Pamapersada Nusantara
Penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak Batola menjadi salah satu program CSR PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT Pamapersada Nusantara Distrik Banjarbaru Support Office (BBSO) bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Kalimantan Selatan melakukan upaya nyata pelestarian lingkungan sebagai langkah mitigasi perubahan iklim dengan menanam pohon mangrove rambai.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pulau Curiak jalur Jembatan Barito hari Selasa 22 November 2022.

Kegiatan penanaman pohon menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Penasihat YSBI Bapak Darmawan Jaya (Mantan Wakil Wali Kota Banjarbaru), Ketua YSBI Ibu Amalia Rezeki beserta para pejabat terkait yang akan bersama dengan pimpinan PT. Pamapersada Nusantara Bapak Sefourdinan Pandiangan dan Bapak Arif Cahyadi, akan menanam pohon di sekitar area Pulau Curiak.

penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak Batola menjadi salah satu program CSR PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan.
penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak Batola menjadi salah satu
program CSR PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan.
(PT. Pamapersada Nusantara)

Sefourdinan Pandiangan mengungkapkan, pada dasarnya jika penanaman pohon dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka setiap satu pohon yang ditanam, akan menumbuhkan jutaan harapan baru bagi kelangsungan hidup anak cucu kelak.

Karena itu, sudah saatnya upaya menanam pohon harus dilakukan dengan terencana dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, gerakan menanam pohon yang optimal dan masif merupakan upaya mengantisipasi perubahan iklim, serta mencegah kerusakan lingkungan lainnya yang mengakibatkan penurunan produktivitas alam dan kelestarian lingkungan.

“Kita ingin melakukan penghijauan secara berkesinambungan. Hal ini sebagai langkah mitigasi perubahan iklim untuk bumi yang lebih baik,” terangnya.

Dengan penanaman ini, memang tidak dirasakan dalam jangka pendek.

penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak Batola menjadi salah satu program CSR PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan.
penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak Batola menjadi salah satu program
CSR PT. Pamapersada Nusantara di bidang lingkungan. (PT. Pamapersada Nusantara)

Tetapi akan dirasakan dalam jangka panjang, dan memberikan manfaat untuk semua mahluk di bumi.

Beliau juga berpesan kepada adik-adik mahasiswa dan mahasiwi ULM yang hadir dalam penanaman serta memberikan apresiasi terhadap kontribusi management dan tim YSBI.

“Agar adik-adik ini bisa menjadi duta yang baik bagi lingkungan dan Sahabat Bekantan Indonesia kedepannya," harapnya.

Sementara itu, Penasihat Yayasan Sahabat Bekantan Indonesi Bapak Darmawan Jaya memberikan apresiasi tertinggi untuk PT. Pamapersada terhadap kepedulian lingkungan terutama terhadap Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia.

“Semoga kegiatan hari ini tidak hanya sampai di sini tetapi tetap bisa berlanjut untuk kedepannya khususnya di Kalimantan Selatan. Tentunya kami turut berbangga atas kontribusi Pama terhadap bidang konservasi bekantan di hutan mangrove," cetus Darmawan Jaya.

Hutan Mangrove merupakan habitat penting bagi ikan, udang, burung air dan mamalia lahan basah.

Mangrove tercatat sebagai ekosistem terproduktif dari ekosistem daratan manapun di dunia.

Kegiatan penanaman yang diberi nama “Gerakan Restorasi Mangrove Rambai (Sonneratia Caseolaris) ini berhasil tertanam sebanyak 800 batang pohon mangrove rambai.

Para peserta sangat antusias untuk turun langsung ke lokasi penanaman.

Disampaikan pula bahwa rencana kedepan management PT. Pamapersada yang telah melakukan kerja sama dengan YSBI akan melakukan penanaman kembali sebanyak 800 batang pohon mangrove rambai secara bertahap. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved