Bumi Tuntung Pandang

Lumbung Pangan Gapoktan Hadir di Bawah Layung, Ini Manfaat yang Diungkap Bupati Tanah Laut Sukamta

Bupati Tanah Laut (Tala), HM Sukamta, resmikan LPM Gapoktan Ruhui Rahayu di Desa Bawah Layung yang akan beli gabah petani dengan harga tinggi.

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN TANAH LAUT
Bupati HM Sukamta meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat Gapoktan Ruhui Rahayu di Desa Bawah Layung, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (29/11/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Fasilitas baru kini hadir di Desa Bawah Layung, yakni Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ruhui Rahayu.

Desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kalangan warga setempat, Kamis (1/12/2022), merasa senang dengan hadirnya lumbung pangan tersebut. Apalagi lumbung tersebut berkonstruksi permanen dan luas sehingga mampu menampung gabah petani dalam jumlah banyak.

Lumbung pangan tersebut diresmikan Bupati Tala HM Sukamta, Selasa (29/11). Turut hadir, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, perwakilan Bulog Kanwil Kalsel.

Selain itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala, Camat Kurau, Kepala Desa Bawah Layung, dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Kurau.

Bupati tala Sukamta angkat karung gabah ke penggilingan di Lumbung Pangan Masyarakat Bawah Layung.
Bupati HM Sukamta (tengah) dibantu warga mengangkat karung berisi gabah ke penggilingan di Lumbung Pangan Masyarakat, seusai meresmikan fasilitas umum tersebut, yakni di Desa Bawah Layung, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (29/11/2022).

Bupati Tala HM Sukamta berharap lumbung pangan dan perlengkapannya tersebut dapat dimanfaatkan oleh petani Desa Bawah Layung sebaik mungkin. 

Ia menuturkan, pembangunan lumbung pangan tersebut dimaksudkan agar setelah panen, gabah padinya tidak dijual kepada pedagang perantara dengan harga yang murah. 

"Jadi nanti, hasil panen para petani yang tergabung dalam kelompok tani dijual di Gapoktan dengan harga yang lebih tinggi," ucap Bupati Sukamta.

Jika gabah dijual ke Gapoktan, sebutnya, para petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik dibanding dijual kepada para pedagang perantara. 

"Mudah-mudahan dengan adanya peresmian lumbung padi dan perlengkapannya ini bisa menambah keuntungan petani di Desa Bawah Layung," harap bupati. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved