Ekonomi dan Bisnis
Penggunaan QRIS Makin Diminati Warga Kalsel, Berikut Datanya Terbaru
Penggunaan pembayaran non-tunai mengunakan sistem Quick Respone Code Indonesiaan Standart (QRIS) di Kalsel
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penggunaan pembayaran non-tunai mengunakan sistem Quick Respone Code Indonesiaan Standart (QRIS) di Kalsel masih menjamur.
Selain ditekankan di pasar-pasar, di kafe-kafe juga banyak yang menggunakan cara pembayaran non tunai melalui QRIS ini.
Cindy, selaku Sales Counter di Regulasi Kopi Banjarmasin menyebutkan, bahwa Penggunaan QRIS di Regulasi Kopi Banjarmasin Capai 90 persen.
"Iya masih sudah 90 persenan pembeli pakai QRIS. Karena rata-rata pembeli kopi di Cafe ini adalah kaum milenial yang sudah nyaman pakai QRIS," jelasnya.
Baca juga: Promo Indomaret 2 Desember 2022, Belanja Jadi Lebih Irit Menggunakan QRIS
Baca juga: Digitalisasikan UMKM, Bank Kalsel Dorong Penerapan QRIS Pelaku Usaha
Baca juga: Diskon Rp 25 Ribu Semarakkan Launching Transaksi QRIS dan Pasar.id di Kabupaten Barito Kuala
Diketahui, dari data Bank Indonesia Kalsel, Pada posisi 1 November 2022, jumlah merchant QRIS di Kalsel sebesar 275.379 merchant, meningkat sebesar sebesar 58,61 persen dibandingkan posisi Desember 2021 yang tercatat sebesar 173.624 merchant dan didominasi oleh kategori usaha mikro.
Selanjutnya, untuk capaian jumlah pengguna QRIS di Kalsel pada Oktober 2022 mencapai 295.514 pengguna.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Wahyu Pratama, terus mendorong peningkatan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) di Kalimantan Selatan.
"Berdasarkan rata-rata keseluruhan, IETPD di wilayah Kalimantan Selatan pada Semester I 2022 mencapai 76,9 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Semester II 2021 sebesar 71,7 persen," kata dia.
Peningkatan tersebut, lanjutnya, didorong oleh implementasi kanal pembayaran digital pada transaksi Pemerintah Daerah khususnya penerimaan daerah yang telah memanfaatkan pembayaran QRIS, e-commerce, EDC.
Baca juga: Pasar Murah Telur di Pusat Kuliner Mabuun Tabalong, Transaksi Pakai QRIS Dapat Potongan Harga
Kemudian, kanal pembayaran lainnya guna mendukung kemudahan masyarakat dalam bertansaksi dan meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung transparansi transaksi keuangan sehingga pendapatan daerah akan lebih optimal.
Dijelaskan dia, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholders dalam mendukung pemulihan ekonomi serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Penggunaan-pembayaran-sistem-QRIS-di-salah-satu-Cafe-di-Banjarbaru.jpg)