Selebrita

Bukti Raffi Ahmad Sulit Lupakan Ayu Ting Ting, Keceplosan pada Celine

Sepertinya ini jadi bukti jika Raffi Ahmad masih sulit melupakan Ayu Ting Ting. Suami Nagita Slavina keceplosan depan Celine Evangelista dan Mpok Alpa

Editor: Murhan
instagram
Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting di masa lalu. Bukti Raffi Ahmad Sulit Lupakan Ayu Ting Ting, Suami Nagita Slavina Keceplosan di Depan Celine Evangelista dan Mpok Alpa. 

4. Memutus komunikasi

Banyak orang berpikir untuk tetap menjaga relasi pertemanan setelah putus cinta karena menganggap memutus komunikasi adalah hal berlebihan dan tidak dewasa.

Namun, menurut laman Psychology Today, mengetahui bagaimana menjaga kesejahteraan emosional kita barulah hal yang dewasa.

Jadi, memutus komunikasi dengan mantan, termasuk berhenti mengikuti semua media sosialnya, adalah salah satu cara move on yang baik.

Memang, ini tergantung pada keadaan karena sebagian orang merasa bisa saja berteman dengan mantan tanpa adanya perasaan yang mengganjal.

Namun, sering kali relasi pertemanan tidak akan tulus terbentuk sebelum kita pulih sepenuhnya dari luka akibat putus cinta dan itu membutuhkan waktu.

Ketika sedang merasa sakit emosional, kita akan lebih rentan. Melindungi diri kita dengan batasan-batasaan sehat adalah hal penting untuk merawat diri.

Jadi, cobalah secara sopan beri tahu mantan untuk memberikan kita ruang dan memilih untuk tidak berhubungan dengannya untuk sementara waktu. Tapi, bukan malah melakukan ghosting.

Jika ada situasi di mana kita dan mantan terpaksa harus berhubungan, misalnya karena faktor lingkungan pekerjaan, sekolah, atau lainnya, pahamilah bahwa ada perbedaan antara sikap ramah dan bersikap berteman.

Pertemanan yang tulus artinya kedua individu peduli dengan kondisi kesejahteraan masing-masing.

Memilih untuk bersikap ramah artinya kita tak punya ekspektasi dan memperlakukannya dengan hormat, seperti memperlakukan orang lainnya.

5. Menuliskan perasaan

Sering kali, menutup pintu sepenuhnya dari mantan adalah cara move on terbaik yang akan membawa kita pada kedamaian.

Menurut penulis Single That: Dispelling the Top 10 Myths of the Single Woman, Acamea Deadwiler, terkadang kita tidak bisa berhenti memikirkan orang lain karena ada masalah yang belum terselesaikan dan ada hal-hal yang masih perlu disampaikan.

Jika begitu, cobalah mengirim surat atau pesan pada mantan tentang bagaimana kita merasa sakit, kenapa kita sakit, apa yang kita inginkan dari mereka, dan lain sebagainya, tanpa harus mengirimkan surat atau pesan itu.

Terkadang, menuliskan semua perasaan itu di atas kertas adalah yang kita butuhkan, tanpa harus benar-benar bicara pada yang bersangkutan.

Jika diperlukan, kita juga bisa berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental untuk membantu menemukan masalah kita, bukan berbicara dengan mantan.

6. Mengenal kembali diri kita

Terkadang, kita lupa memberikan perhatian pada diri sendiri ketika masih bersama mantan. Mencoba mengenal kembali diri kita sendiri dan memberikan perhatian lebih bisa membantu menjernihkan pikiran setelah putus cinta, yang pada akhirnya menjadi salah satu cara move on.

Menurut pakar hubungan KS Lewis, cobalah untuk meraih kalender atau buku perencanaan, kemudian buatlah daftar kegiatan yang akan kita habiskan sendiri, atau bersama teman dan keluarga.

Kita bisa menuliskannya secara detail, seperti menonton serial favorit, mencoba makan di restoran baru, menjajal kelas memasak online, dan lainnya.

Bahkan sebelum kita menyadarinya, kita akan sibuk menikmati momen untuk menyusun rencana seru tersebut.

7. Singkirkan segala hal yang berkaitan dengan mantan

Jika ingin berhenti memikirkan seseorang dan mencari cara move on, kita perlu menyingkirkan segala hal yang mengingatkan kita pada mantan, termasuk barang pemberiannya.

Jika ingin berhenti memikirkan seseorang dan mencari cara move on, kita perlu menyingkirkan segala hal yang mengingatkan kita pada mantan, termasuk barang pemberiannya.(PEXELS/PORAPAK APICHODILOK)

Jika ingin berhenti memikirkan seseeorang dan mencari cara move on, kita perlu menyingkirkan segala hal yang mengingatkan kita pada mantan.

Menurut psikoterapis Nicholas Hardy, barang-barang seperti hadiah, pakaian, kafe tertentu, dan lainnya yang berkaitan dengan mantan akan memicu pikiran yang mengingatkan kita dengan kenangan pribadi bersama mantan.

Bukan berarti kita harus menghindari pergi ke kafe yang pernnah dikunjungi bersama mantan, tapi mungkin akan lebih bijak jika kita tidak mengunjunginya di waktu yang biasanya dikunjungi oleh mantan.

8. Tak perlu menekan diri untuk segera move on

Ketika mencari cara move on dari mantan, kita mungkin menginginkan hasil yang segera.

Padahal, menurut seksolog klinis, Rachel Sommer, PhD, melupakan seseorang yang telah menjadi bagian dari aspek kehidupan kita adalah hal yang tidak mudah, terlepas dari berapa lama hubungan dibina.

Jadi, beri diri kita waktu untuk berduka dan mengakui perasaan yang sedang dialami, tanpa memberi batasan waktu.

Kita bisa mengalihkan perhatian ke perawatan diri dan mencari kesibukan baru.

Jika terlalu fokus pada kenapa kita susah move on dan berhenti memikirkan mantan, kita cenderung akan lebih banyak memikirkannya.

9. Tak masalah jika masih cinta

Alih-alih memaksakan diri mencari cara move on dan menekan diri, tak masalah jika masih cinta dengan mantan. Anggaplah dia sebagai seseorang yang membuat kita menjadi pribadi yang kuat hari ini.

Alih-alih memaksakan diri mencari cara move on dan menekan diri, tak masalah jika masih cinta dengan mantan. Anggaplah dia sebagai seseorang yang membuat kita menjadi pribadi yang kuat hari ini.(UNSPLASH/ELI DEFARIA)

Cinta tak pernah salah. Ketika seseorang datang ke dalam hidup kita dan memberi kita kesempatan untuk merasakannya, itu adalah sebuah hadiah.

Namun, bagian dari pendewasaaan diri adalah mengakui bahwa cinta tidak selalu cukup untuk membuat suatu hubungan berhasil. Ada banyak faktor lain yang bisa membuat sebuah hubungan bisa berjalan dengan baik dan berkembang.

Move on dari hubungan terdahulu tak selalu berhasil menghilangkan rasa cinta yang pernah kita rasakan. Terkadang, satu-satunya cara untuk merelakan seseorang adalah membiarkannya mendapatkan yang terbaik, termasuk jika itu berarti tidak bersama.

Ada banyak bentuk rasa cinta dan itu bisa berubah dan berkembang seiring waktu.

Biarkan rasa cinta romantis yang pernah kita rasakan dengan mantan berkembang menjadi jenis cinta berbeda yang mencakup rasa peduli dan kasih sayang. Ini akan membantu kita melalui proses pemulihan.

Banyak orang susah move on karena merasa kehilangan. Jadi, cobalah memandangnya sebagai situasi transisi alih-alih kehilangan.

Ingatlah bahwa hubungan yang kita miliki dalam hidup akan bertahan selamanya, dalam ingatan dan perasaan yang kita miliki ketika memikirkannya, kita menjadi seseorang seperti hari ini juga karena mereka dan kita bisa mengambil pelajaran dari mereka.

Baca juga: Nasib Master Limbad Kini, Jualan Sate dan Adu Sakti Lawan Gus Samsudin

Baca juga: Dekat Jonathan Frizzy, Ririn Dwi Ariyanti Ngaku Punya Pengganti Aldi

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved