BPost Cetak

Kota Gaib Saranjana Pernah Ada di Peta Kotabaru Kalsel

Kota Gaib Saranjana Kota Baru Kalsel rupanya pernah terekam dalam karya-karya orang Belanda di abad 19 sebelum kemerdekaan. Ada di peta Salomon Muller

Editor: Hari Widodo
Instagram Nenk_updatee
Penampakan diduga Kota Gaib Saranjana Kotabaru Kalsel di postingan dokter. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Film Saranjana Kota Gaib sebentar lagi tayang di bioskop Tanah Air. Film bergenre horor ini mengambil tema kota yang disebut gaib dan konon berada di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Namun ada pula yang menyatakan kota ini pernah ada.

Ya, nama Saranjana pernah terekam dalam karya-karya orang Belanda di abad 19 sebelum kemerdekaan. Tercatat pula dalam peta Salomon Muller pada 1845 bahwa ada hook Saranjana di wilayah yang sekarang bernama Kotabaru.

Sampai pada peta 8160 hingga 1913 juga masih ada,” kata Dosen Sejarah FKIP ULM Mansyur S.Pd, M.Hum kepada Jurnalis BPost Jurnalis BPost Kristin Juli Saputri, Sabtu (14/1) sore.

Perbincangan juga diikuti pemeran film tersebut yang berasal dari Kalsel yakni Gusti Gina. Berikut petikan wawancara yang ditayangkan langsung di Facebook BPost Online, Instagram Banjarmasin Post dan Youtube Banjarmasin News Video:

Baca juga: Seluk Beluk Kota Gaib Saranjana Kotabaru: Lokasi, Sejarah, Cerita Ifan Seventeen dan Tantri Kotak

Baca juga: Terlibat Syuting Film Saranjana Kota Gaib, YouTuber Kalsel Ungkap Keseruannya

Pak Mansyur, Anda pernah menganalisa tentang fenomena kota gaib Saranjana, bisa dijelaskan?

Sebenarnya ini riset sudah berlangsung lama dan gema tentang Saranjana setiap tahun ramai. 

Jadi dari aspek sejarah sudah dilakukan riset pada 2017, kemudian BPost yang pertama merilis. Berdasarkan kajian ilmiah, Kota Saranjana berada di tiga lokasi yaitu Desa Oka-Oka, Tanjung Dewa dan Kotabaru.

Nama Saranjana menang pernah ada dalam catatan sejarah. Berbeda dengan fenomena Wentira di Sulawesi Tengah dan Padang Dua Bekas di Pontianak yang sulit menemukan catatan sejarahnya.

Jadi nama Saranjana memang ada ya dalam catatan sejarah?

Ya, nama Saranjana pernah terekam dalam karya-karya orang Belanda di abad 19 sebelum kemerdekaan. 

Tercatat pula dalam peta Salomon Muller pada 1845 bahwa ada hook Saranjana di wilayah yang sekarang bernama Kotabaru. Sampai pada peta 8160 hingga 1913 juga masih ada. Terlepas apakah itu nama wilayah saja atau sudah ada kota, masih perlu pendalaman.

Lantas peta baru setelah kemerdekaan 1945, tidak ada lagi mencantumkan Saranjana. Ini menjadi tanda tanya, sehingga muncul sisi kegaiban.

Dengan adanya bukti tadi, bisa ditelusuri dan bisa terkuak dalam kajian ilmiah. Bahkan ketika ditulis dalam sebuah jurnal, ini dapat diakui secara ilmiah walaupun bagi orang awam ini sebuah mitos.

Menurut informasi masyarakat di Kotabaru, bagaimana perihal Saranjana ini?

Sudah menjadi cerita lazim di masyarakat lokal Kotabaru, bahwa wilayah itu dulu bernama Pulau Laut dan sebelumnya lagi bernama Pulau Halimun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved