Berita Tanahbumbu
Warga di Satui Kabupaten Tanbu Batal Demo Setelah Ada Pertemuan, Kondisi Jalan Alternatif Dikeluhkan
Warga Desa Satui Timur dan Makmur Jaya, Satui, Tanbu, Kalsle, batal demo setelah dapat penjelasan daam pertemuan tentang status tanah jalan alternaif.
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga dua desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Desa Satui Timur dan Makmur Jaya, mengeluhkan kondisi alan Alternatif KM 5 Sumpol.di lingkungannya.
Pasalnya, jalan yang menjadi akses warga tersebut rusak, terlebih bila hujan maka jalan hanya berupa tanah tersebut pun menjadi becek.
Terkait kondisi ini pula, warga di dua desa ini pun sempat berencana melakukan aksi atau demo di Jalan Hauling PT Arutmin Indonesia . Tepatnya di depan Musala Nurul Azkia Desa Makmur Jaya.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kapolsek Satui, AKP Hardaya tak menampik adanya rencana aksi dari warga dua desa ini.
Baca juga: Bekuk Pemakai dan Pengedar, Satresnarkoba Polres Tapin Amankan 90 Gram Lebih Sabu
Baca juga: Dua Badut yang Bikin Onar di Pasar Hanyar Banjarmasin Dapat Pembinaan dari Polisi
Baca juga: Penganiayaan di Kayu Habang Kabupaten HSS, Kades Sebut Lokasi Kejadian Sering Jadi Tempat Mabuk
Namun AKP Hardaya memastikan bahwa rencana aksi tersebut batal dilaksanakan. Terlebih setelah ada pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Satui pada hari ini, Rabu (5/4/2023).
"Memang rencana ada aksi oleh warga dari dua desa, namun batal dilaksanakan," katanya.
Dibeberkan oleh AKP Hardaya bahwa rencana aksi ini memang berkaitan dengan rusaknya jalan alternatif. Karena, jalan ini merupakan akses agar warga tidak lagi melintasi Jalan Hauling.
Jalan alternatif ini, lanjut Hardaya, dibuatkan oleh salah satu subkontraktor dari PT Arutmin. Karena, warga pun bersedia tanahnya dibuat menjadi jalan alternatif
Baca juga: Pelaku Judi Disergap Polisi Dekat Hutan di Tebing Tinggi Kabupaten Balangan Kalsel
Baca juga: Petugas Gabungan di Kabupaten Tala Sita Alkohol hingga Zenith, Penghuni Rumah Tes Urine
Baca juga: Pemuda Pesta Miras Digeruduk Satpol PP Kabupaten Tanah Laut, Penghuninya Langsung Diusir
Status tanah pun hingga saat ini masih berstatus milik warga, sehingga PT Arutmin pun tidak memiliki kewenangan untuk memperbaikinya.
Apabila ingin dilakukan perbaikan, tentunya warga pun harus menghibahkan tanah miliknya yang dijadikan jalan ke pemerintah daerah (pemda) agar bisa dilakukan perbaikan. Bahkan juga pengaspalan.
Setelah diberi penjelasan terkait hal ini, lanjut Hardaya, warga pun akhirnya memahami hingga urung melakukan aksi besok.
Pertemuan antara warga dari dua desa ini sendiri juga diikuti oleh perwakilan Anggota DPRD Tanahbumbu, Camat, Koramil hingga Polsek.
Baca juga: Merasa Aneh dengan Putusan Banding PT Banjarmasin, Kuasa Hukum : Mardani Tentu Ajukan Kasasi
Baca juga: Polres Banjar Kalsel Melarang Perang Meriam dan Petasan Selama Ramadhan hingga Lebaran
Baca juga: Ketahuan Jual Velg Curian, Dua Pria di Banjarmasin Ini Mengaku Saat Didatangi Korban
Dibeberkan juga oleh Hardaya bahwa meskipun bukan tanggungjawabnya, PT Arutmin pun juga bersedia membantu perbaikan jalan yang dikeluhkan warga ini.
"PT Arutmin tetap akan membantu perbaikan, khususnya di titik-titik tertentu yang mengalami kerusakan. Dari total panjang empat kilometer, dua kilometer saja yang sebenarnya kurang nyaman dilalui," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
Cegah Serangan Penyakit, Puluhan Pelajar di Tanahbumbu Diperiksa Kesehatannya |
![]() |
---|
Debit Air Terus Naik, Dua Daerah Aliran Sungai di Tanahbumbu Berstatus Waspada |
![]() |
---|
Angkat Tema Banaspati, Desainer Tanahbumbu Ini Harumkan Nama Kalsel di Ajang Putri Pariwisata |
![]() |
---|
Rangkaian Peringatan Hapernas di Tanahbumbu, Dari Tanam Pohon Hingga Aksi Bersih-bersih Lingkungan |
![]() |
---|
Festival Syair Maulid di Polres Tanahbumbu Dihadiri Ratusan Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.