Berita Tanahlaut

Kupasan Aspal di Jalan Raya Tambangulang Tala Picu Kecelakaan, Beberapa Pengendara Jadi Korban

Kupasan permukaan aspal yang berada di wilayah Desa Sungaijelai hingga Desa Tambangulang, Kecamatan Tambangulang memicu kecelakaan lalu lintas

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Jauhari Alamsyah untuk BPost
TERJATUH - Pengendara terjatuh setelah motornya terperosok di lubang kupasan aspal jalan raya di Kecamatan Tambangulang, Rabu (12/4) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak beberapa hari terakhir berlangsung pekerjaan pemeliharaan ruas jalan raya A Yani di jalur Pelaihari-Banjarmasin. 

Lapisan aspal yang mulai mengalami kerusakan seperti lubang kecil dan retak serta bergelombang dikupas. Selanjutnya bakal ditambal aspal.

Namun kupasan tersebut tak langsung ditutup sehingga memunculkan keragaman bagi pengendara. Contohnya kupasan yang berada di wilayah Desa Sungaijelai hingga Desa Tambangulang, Kecamatan Tambangulang

"Malam tadi pas saya lewat, ada pengendara motor, ibu-ibu, yang terjatuh akibat kendaraannya terperosok di lubang kupasan itu," sebut Jauhari Alamsyah, warga Pelaihari, Kamis (13/4/2023).

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Jorong Kabupaten Tala, Mobil dan Motor Ringsek Tertabrak Kerbau

Baca juga: Menyerahkan Diri ke Polsek Batibati Pasca Kecelakaan Maut, Sopir Kontainer :  Truk Tak Bisa Direm

Beberapa hari lalu, sebutnya, juga ada pengendara yang mengalami hal serupa. Bahkan  hingga patah tulang.

Dikatakannya, kupasan aspal tersebut panjangnya hingga sekitar dua meter dan lebar sekitar satu meter. Kedalamannya sekitar 15-20 sentimeter. 

"Itu kan membahayakan pengendara, apalagi di sekitar lokasi lampu PJU (penerangan jalan umum)nya pas mati, jadinya kan gelap. Pengendara tak melihat ada lubang kupasan itu," kata Jauhari.

Ia berharap pemerintah yang menangani pekerjaan tersebut sesegeranya menutup kupasan aspal dengan material. Ini harus dilakukan bersamaan saat pengupasan.

"Kalau dibiarkan hingga dua atau tiga hari baru ditutup, ditambal aspal, kan sangat membahayakan pengendara. Tolong lah itu diperhatikan," tandas Jauhari.

Apalagi, lanjutnya, saat ini mulai banyak warga yang pulang kampung (mudik) sehingga arus lalu lintas jalur Pelaihari-Banjarmasin menjadi padat.

Mengenai hal itu, Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Tala Dwi Hadi Putra mengatakan pekerjaan tersebut dilaksanakan pihak Balai Jalan Nasional.

"Informasinya hari ini ditangani (ditambal, red)," ucap Dwi.

(Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved