Btalk

BTalk - Aksi Merebut Golok Serda Sofyan : Saya Terpanggil Menyelamatkan Banyak Orang

Seorang anggota Kodim 1003/HSS terekam CCTV berhasil menekuk seorang pria yang menghunuskan parang kepada pengendara di SPBU Desa Bamban Selatan

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Capture Youtube BPost
Serda M Sofyan, anggota Kodim 1003/HSS yang terekam CCTV berhasil menekuk seorang pria yang menghunuskan parang kepada pengendara di SPBU Desa Bamban Selatan Kecamatan Angkinang, Jumat 28 April 2023. 

Serda M Sofyan : Bukan pistol, itu borgol. Saya sempat piting orangnya, setelah parangnya sudah lepas, saya suruh tiarap. Karena saya liat orangnya sudah lemas, saya suruh tiarap, sampai pihak Polsek datang menjemput.

Pernahkah mengalami hal sama?

Serda M Sofyan : Sering. Saya sering menghadapi hal semacam itu. Alhamdulillah bisa diredam. Setelah diberi pemahaman, masih  bisa dibina. Respons kami ketika menemukan orang yang membuat keonaran dan mengganggu masyarakat hanya ingin ingin membina dan menyadarkan. Jika melanggar hukum atau perbuatan pidana, segera berkoordinasi dengan kepolisian.

Pak Dandim 1003 HST, bagaiman respon anda atas viralnya aksi Heroik tersebut?

Dandim : Pertama kali melihat video hasil rekaman CCTV, malam setelah kejadian sore dari kiriman berbagai pihak. Sepintas saya lihat video, saya pikir, anggota memukul orang.

Setelah saya cermati orang itu bawa parang, mengancam ibu-bu pakai motor, ternyata anggota saya melakukan pencegahan, agar tak sampai ada korban.

Demi Allah saya tidak tahu sama sekali akan viral. Sebab, apa yang dilakukan Serda M Sofyan kami anggap hal biasa, bagian dari tugas membantu masyarakat. 

 Sering saya sampaikan kepada anggota, tulus ikhlas dalam bekerja. Dimana ada kesulitan masyarakat, kita hadir membantu. Ini juga penekanan dari Kepala Komando Angkatan Darat, Pangdam, serta Danrem 101 Antasari.

Menekakan kepada kami agar  dekat dengan rakyat, bantu  kesulitan rakyat. Jika kamu baik  kepada masyarakat, kamu juga akan menerima kebaikan. Saya terharu juga, ternyata pesan pimpinan yang saya sampaikan kepada anggota mereka terapkan di lapangan.

Apakah terpikir bakal viral se Indonesia ?

Dandim : Saya sempat kebingungan,  banyak media menghubung saya, untuk konfirmasi. Tak hanya dari media lokaldi  Kalsel, tapi juga media nasional. Saya belum berani memberi keterangan sebelum koordinasi dan izin dengan pimpinan.

Di TNI itu ada hirarki dan etika yang harus dijunjung tinggi. Setelah dipersilahkan pimpinan, baru saya memberikan keterangan  kepada media. Jadi saya mohon maaf kepada teman-teman media yang lambat memberi jawaban, karena harus melalui prosedur yang saya jelaskan tadi.

Setelah Minggu viral, saya dikasih link berbagai media nasional. Seperti di Sumatera, ada yang sudah 87 ribu kali ditonton, 25 ribu like dan berbagai komentar positif. Saya terharu apa yang diampaikan pimpinan, direspos anggota dengan baik.

Setiap pada kejadian  semua anggota memang selalu menmberikan laporan, baru bikin kronologis. Sebab, kalau hanya melihat video sekilas tak bsia menjawab detil.

Dari kronologs itulah saya bisa jelaskan ke media.Alhamdulillha, ini kebanggaan bagi TNI. Apa yang dilakukan anggota saya, belum tentu saya mampu lakukan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved