Serambi Ummah
Kharismanya Luar Biasa
Ini kataM Iqbal Gazali, Ketua Fatwa MUI Tapin mengenai kiprah Guru Ahmad Barmawi atau Guru Kulur
BANJARMASINPOST.CO.ID - SEBAGAI seorang dai, sosok Guru Ahmad Barmawi sangat dikenal oleh masyarakat Kabupaten Tapin dan sekitar. Baik itu kalangan muda-mudi, dewasa, bahkan para lansia banyak yang mengetahui sosok beliau, walaupun hanya sekedar mendengar nama.
Majelisnya di berbagai tempat di Tapin pun selalu dipadati masyarakat, untuk mendengarkan tausiah atau pun paparan kitab yang dibaca. Terlebih lagi pengajian rutinnya yang ada di Kulur, Kecamatan Tapin Tengah, jemaah selalu membludak.
“Dari pengamatan saya, sosok Guru Barmawi ini adalah kharismanya yang luar biasa. Mungkin ini anugerah dari tuhan kepada beliau,” ungkap M Iqbal Gazali, Ketua Fatwa MUI Tapin, mengawali pembicaraan.
Dia menjelaskan, kharisma tinggi yang ada pada diri Guru Kulur inilah yang membuat banyak orang hatinya tergerak untuk datang ke majelisnya.
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada seluruh pemuka agama, tokoh agama di Tapin, maupun kerabat beliau sendiri yang juga memiliki majelis dan kompetensi keilmuan agama, Guru Kulur terbilang mumpuni, tetapi bisa lebih mendominasi berkat kharisma yang melekat di dirinya.
Baca juga: Tebar Kebaikan ala Guru Kulur
“Beliau ini lebih muda dibandingkan guru-guru yang lain, tapi kharismanya itu yang membedakan,” ucap ustadz yang juga menjabat sebagai pengurus pesantren dan Panti Asuhan Akhlaqul Karimah ini.
Tak hanya jemaah yang banyak mengikuti pengajian Guru Ahmad Barmawi, Pondok Pesantren Darul Mustofa yang dia pimpin pun digandrungi santri dan santriwati hingga ribuan.
Kurang lebih sekitar 1.500 anak-anak mengenyam pendidikan di pondok tersebut dengan gratis termasuk mendapatkan jatah makan.
“Lagi-lagi dengan kharismanya ini, beliau bisa menggerakkan orang lain sebagai donatur untuk berkenan membiayai pengelolaan pondok. Dan itu tanpa meminta,” tutur HM Iqbal Gazali.
Di sisi lain, bisa jadi penyampaian beliau dalam berdakwah melalui majelis, tausiah, atau pergaulan sehari-hari mudah dicerna dan dipahami masyarakat. Alhasil memiliki daya tarik tersendiri.
Dengan kiprahnya secara langsung di masyarakat, hal ini berdampak baik pula, terutama dalam membentengi diri masing-masing untuk terus berbuat baik, taat dengan agama, hingga giat dalam menuntut ilmu. (tab)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/M-Iqbal-Gazali-Ketua-Fatwa-MUI-Tapin.jpg)