Berita Tanahlaut

Makin Gres, Ini Dia Jenis Rumput Lapangan Bola Pertasi Kencana Pelaihari, Berkelas Standar FIFA

Lapangan sepakbola di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari kini menggunakan rumput berstandar FIFA yakni

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
KABID Olahraga Dispora Tala Gt Tajuddin Noor mengecek rumput zoysia matrella cadangan yang ditanam tak jauh dari lapangan bola Stadion Pertasi Kencana, Jumat (14/7). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Lapangan bola di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), sejak direhab total pada tahun 2022 lalu berubah makin gres dan terselubungi rumput khusus yang selalu tampak menghijau.

Ternyata, rumput yang ditanam di lapangan bola utama di Tala tersebut bukan sembarang rumput. Namun, rumput khusus yang digunakan pada lapangan-lapangan bola ternama di dunia. Termasuk di lapangan bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, juga menggunakan rumput yang sama

Apa gerangan jenis rumput yang ada di lapangan bola Stadion Pertasi Kencana? "Zoysia Matrella," sebut Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tala Gt Tajuddin Noor, Jumat (14/7/2023).

Ia menuturkan rumput tersebut khusus untuk lapangan bola berkelas. Karena itu pihaknya juga melakukan perawatan secara khusus pula agar rumput berharga mahal itu tetap tumbuh secara baik.

Baca juga: Pelajar Tanahlaut Ngeluruk ke Stadion Pertasi Kencana, Antusias Ikuti Seleksi Atlet Atletik

Baca juga: Songsong Porprov 2025, Pemkab Tanahlaut Rencanakan Bangun GOR dan Stadion Baru

"Keistimewaannya tidak licin meski terguyur hujan sehingga tetap aman untuk bermain bola. Kalau rumput lain ketika basah maka menjadi licin sehingga tak bisa untuk bermain bola sebelum kering," papar lelaki yang akrab disapa Deden ini.

Artinya lapangan bola Stadion Pertasi Kencana Pelaihari sudah berstandar FIFA? "Kalau lapangan bolanya, ya paling tidak berstandar nasional lah. Kalau jenis rumput yang digunakan memang banyak digunakan lapangan bola ternama di dunia," sebut Deden.

Zoysia Matrella atau yang lazim dikenal sebagai rumput Manila berasal dari keluarga Poaceae. Jenis rumput ini tumbuh dan berkembang di wilayah Asia. 

Merujuk artikel dari beberapa jurnal ilmiah botani, rumput Zoysia matrella memiliki ciri daun yang runcing, warna hijau pekat, dan rigiditas yang rapat.

Di dunia sepak bola, FIFA (Federation International de Football Association) menempatkan rumput Zoysia Matrella sebagai standardisasi rumput stadion sepak bola bertaraf internasional. 

Sejumlah aspek pendukung membuat FIFA merekomendasikan rumput tersebut. Stadion-stadion terkemuka di dunia diketahui menggunakan rumput jenis ini.

Dilengkapi akar yang kuat membuat rumput jenis ini aman ketika bersentuhan langsung dengan sepul sepatu sepak bola.

Zoysia matrella biasanya ditanam menggunakan media pasir dan juga memiliki tingkat elastisitas yang sangat baik. Dengan demikian, aliran bola sempurna menggelinding tanpa mengurangi kecepatannya karena tekstur akarnya sangat kuat.

Deden mengatakan pihaknya memiliki cadangan rumput zoysia matrella tersebut. Ditanam di belakang pagar di sisi kanan tribun/kantor Dispora Tala.

Ukurannya sekitar 10x5 meter. Dispora memajang tali yang dibentangkan pada area rumput istimewa itu sebagai penanda agar tak ada orang yang menjamah atau menapakinya.

Selain itu, lanjut Deden, juga ditanam di sisi kanan dan kiri ujung tepi lapangan tak jauh dari lokasi utama cadangan rumput zoysia matrella tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved