Berita Banjarbaru
Pengobatan Tradisional Dayak Digelar di Murjani, Penderita Stroke hingga Syaraf Terjepit Berdatangan
Ratusanorang mendatangani pengobatan tradisional dayak, yang sedang digelar oleh Perkumpulan Dayak Kulawarga Borneo di Murjani, Banjarbaru
Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ratusan orang dari berbagai daerah, mendatangi kawasan Lapangan Murjani, seberang Balai Kota Banjarbaru.
Memang biasanya pada akhir pekan kawasan itu selalu dipadati oleh masyarakat, namun kali ini berbeda.
Warga yang datang kebanyakan mengalami gangguan kesehatan, seperti keseleo stroke, saraf terjepit, asam urat dan lain sebagainya.
Mereka sengaja datang untuk mendapatkan pengobatan tradisional dayak, yang sedang digelar oleh Perkumpulan Dayak Kulawarga Borneo, Minggu (10/9/2023).
Baca juga: Ikuti Pengobatan Dayak Maanyan di HST, Warga Birayang Ini Sebut Lututnya Langsung Sembuh
Baca juga: Pengobatan Tradisional Dayak Maanyan Hadir di HST, Begini Tanggapan Dokter Spesialis dan Dinkes
Satu di antaranya, Tugiman (51) warga Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Dia datang ke pengobatan tradisional dayak, dengan harapan bisa sembuh dari penyakit stroke.
"Saya kena stroke kurang lebih dua setengah tahun, banyak macam sudah pengobatan dilakukakan, tapi baru pertama ini coba pijat tradisional dayak," katanya.
Setelah selesai menjalani pijat, Tugiman mengaku memang belum merasakan perubahan yang signifikan dari penyakit nya tersebut.
Dikatakannya bahwa dirinya dipersilahkan datang kembali, ke balai adat dayak yang berlokasi di Jalan Golf, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang.
"Tadi dipijat sebentar saja , nanti kalau mau lanjut diminta datang ke Balai Adat Dayak di Jalan Golf," ujarnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Ikhsan, warga Kecamatan Lianganggang, Banjarbaru. Dia datang membawa adiknya yang baru berusia enam tahun.
Dikatakan Ikhsan kalau adiknya tersebut sejak lahir menderita sakit syaraf tertidur, yang mengakibatkan tangan sebelah kanannya tidak bisa difungsikan.
Baca juga: Kabar Ida Dayak yang Dulu Viral, Kini Pengobatan Bertarif Rp 6 Juta dan Buka Praktek di Mall
Baca juga: Kabar Pengobatan Ida Dayak Usai Lama Menghilang dan Sempat Dicatut Penipuan, Kini Tampil Beda
"Sudah banyak berobat ke mana-mana. Kalau pengobatan dayak tradisonal ini baru pertama kali," ungkapnya.
Ikhsan pun berencana akan kembali membawa adiknya ke Balai Adat Dayak, untuk penanganan lebih lanjut.
"Karena memang dari lahir adik saya sudah seperti itu, jadi katanya tadi tidak bisa langsung sembuh," ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pengobatan-tradisional-dayak-di-Lapangan-Murjani-Banjarbaru.jpg)