Fakultas Kedokteran ULM
Fakultas Kedokteran ULM Jalin Kerjasama Internasional dengan Perguruan Tinggi di Belanda
Rombongan Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) ke Belanda menca[ai kerjasama antar Fakultas Kedokteran dari dua negara.
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID- Kedatangan rombongan Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) ke Belanda, pada 16 hingga 22 September 2023 kemarin mencapai kerjasama antar Fakultas Kedokteran dari dua negara.
Seluruh Fakultas Kedokteran negeri di Indonesia yang tergabung dalam AFKNI terlibat dalam kegiatan. Sedikitnya ada 27 FK yang turut bekerjasama.
Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, turut terlibat dalam kerjasama tersebut. Bahkan, Dekan FK ULM, Dr dr Istiana secara langsung datang ke beberapa perguruan tinggi di Belanda untuk melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU).
Diterangkan dr Istiana, ada beberapa kerjasama yang terjalin dalam kunjungan tersebut. Hal ini tentunya akan memberikan manfaat bagi perguruan tinggi yang bekerjasama.
Baca juga: Libatkan Pengusaha Batik di Acara Istana Berbatik, Wujud Komitmen BRI terhadap Pengembangan UMKM
Baca juga: Pemkab Tanahbumbu Dukung Perkenalan Kain Tenun Pagatan, Motif Gigi Haruan Hingga Sarunai
Bentuk kerjasamanya yang digelar meliput Pengiriman staf pengajar FK ULM untuk studi lanjut, pengiriman staf untuk short course, pengiriman mahasiswa untuk belajar selama satu atau dua bulan terkait bidang tertentu. Lalu menjadi narasumber untuk acara conference internasional dan menjadi dosen tamu.
Kunjungan ke Fakultas Kedokteran di Belanda ini kata dr Istiana, merupakan satu upaya internasionalisasi yang terus dilakukan oleh FK ULM untuk menjawab tantangan globalisasi.
Dimana kerjasama terjalin dengan dua perguruan tinggi di Belanda, yakni Leiden University Medical Center (LUMC) dan Erasmus Medical Center.
Saat di Leiden University Medical Center (LUMC) bertemu dengan Dekan LUMC, Prof Pancras Hogendoorn dan melakukan penandatanganan Kerjasama (MOU) antara LUMC dengan Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI).
Lalu berkunjung ke Erasmus Medical Center (Erasmus MC) yang mana sekaligus mengikuti kegiatan ilmiah terkait kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Erasmus MC dalam menjalin kerjasama internasional yang bisa dikerjasamakan dengan FK ULM.
Baca juga: Puluhan Hektar Kawasan Lahan dan Hutan di Balangan Terbakar, Pemadaman Dilakukan Malam Hari
Penandatanganan dilakukan antara dekan FK ULM dengan Prof Jan Noewen, Head of Erasmus MC Global.
"Kerjasama internasional ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di era globalisasi," ungkap dr Istiana, Kamis (5/10/2023).
Pada dasarnya, lanjut dr Istiana, kerjasama internasional dapat meliputi berbagai aspek,
seperti pertukaran mahasiswa, dosen, dan staf, pengembangan kurikulum bersama, penelitian kolaboratif, publikasi bersama, konferensi internasional, dan lain-lain.
Kerjasama internasional dapat memberikan manfaat bagi perguruan tinggi, seperti memperluas wawasan dan jaringan akademik, serta meningkatkan kompetensi dan kredibilitas.
"Kerjasama internasional terus dibina untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui
benchmarking," terangnya.
Kerjasama kali ini merupakan pelaksanaan perdana. Kendati demikian kata dr Istiana, FK ULM sudah pernah mengirim staf pengajar ke ERASMUS MC untuk studi lanjut (S3). Hanya saja, saat itu belum ada MoU.
Pada kegiatan kunjungan kerja itu pula, AFKNI bertandang ke KBRI di Den Haag, menemui Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Mayerfas. Di sana mereka melakukan diskusi tentang kerjasama antara Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia dengan Fakultas Kedokteran di Belanda. (AOL).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Dekan-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Lambung-Mangkurat1.jpg)