Btalk

BTalk : Melucu untuk Banua

PaSKI menobatkan komedian Kalsel, Ramli Suryanaca sebagai Seniman Komedi Tradisional Terpilih pada ajang Anugerah Komedi Indonesia 2023

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Hari Widodo
capture Youtube BPost
Komedian Kalsel, Ramli Suryanaca dalam program BTalk. 

Mengirim biodata kemarin saya melampirkan profesional di Japin Carita.

Apa arti penghargaan ini bagi anda pribadi?

Sebuah kebanggan, sebuah hasil kerja keras saya dan teman-teman juga terutama PasKi Kalsel. 

Jika menilik pidato anda, “Seniman tradisional sulit untuk berkarya,” itu bagaimana maksudnya mas?

Artinya kita sering berkarya tapi jatang dilirik orang, jarang mendapat panggung. Kalau sekarang kan ada televisi, baik lokal atau nasional yang sekarang mengadakan acara yang bisa menamping kreatifitas kita di daerah. 

Salah satu yang bisa membuat mas menang penghargaan ini yakni Program Acil Mardub, program apa itu?

Jadi program ini genrenya Situasi Komedi. Terkait dengan keseharian kita, peran saya jadi seorang Kakek yang menjengkelkan tapi lucu. Di situ episodwnya cukup lucu hingga kami kirimkan ke Jakarta. 

Lalu apa ada respon dari seniman yang lain di Kalsel?

Tentu respon memang banyak. Misalnya bangganya mereka sesama komedi daerah. Artinya ada seniman daerah yang diakui se-nasional. Jangan berkecil hati, terus berkarya juga. 

Bagaimana respon dari pemerintah?

Sejauh ini masih belum. Tapi saya masih berpikir positif, pemerintah pasti mendukung seniman daerah. Saya optimis. 

Setelah mendapat penghargaan ini apa saja yang disiapkan, atau malah jadi beban tersendiri?

Sebenarnya biasa aja, keseharian kita juga memang berkecimpung sambil melucu dengan teman-teman. Pengaruhnya juga ada peningkatan job. 

Ada juga pembicaraan untuk membuat program Sitkom TV dengan beberapa televisi lokal di Banjarmasin. 

Sejak kapan sih bisa melucu?

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved