Kampusiana

Sebut Ada 10 Perguruan Tinggi di Kalsel Tutup dan Menjadi Ini, Begini Penjelasan Kepala LLDIKTI XI

Sebanyak 10 Perguran Tinggi di Kalimantan Selatan tutup dan kini menjadi perguruan tinggi baru. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Kepala LLDIKTI XI Dr M Akbar saat Penyerahan SK Izin Perubahan Bentuk Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan menjadi Politeknik Indonesia Banjarmasin, Kamis (4/1/2024). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 10 Perguran Tinggi di Kalimantan Selatan tutup dan kini menjadi perguruan tinggi baru. 

Hal ini diungkapkan oleh, Kepala LLDIKTI XI Dr M Akbar, saat Penyerahan SK Izin Perubahan Bentuk Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan menjadi Politeknik Indonesia Banjarmasin, Kamis (4/10/2024).

Menurutnya, hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri  terkait pembukaan, pendirian, dan penutupan perguruan tinggi. 

Ia menyebut, dari perguruan tinggi tutup di Kalimantan Selatan, bukan berarti tidak memenuhi standar. 

Baca juga: Update Penembakan Relawan Prabowo di Jatim, Tiga Ditangkap Satu Peluru Ditemukan di Rumah Tersangka 

Baca juga: Kekhawatiran Pakar Hukum Tata Negara ULM Jika Gubernur Kalsel tak Jalankan Rekomendasi KASN

Di 2023 yang tutup, semuanya memenuhi standar dari Kementerian untuk buka.

Hanya saja bebernya, banyak perguruan tinggi yang memilih untuk merger atau menjadi Stikes, hingga politeknik bahkan universitas. 

Diantaranya perubahan bentuk sama halnya seperti ini dari akademi ke politeknik yang fokus ke bidang kesehatan.

"Memang ada akademi keperawatan di Kalimantan Selatan yang bergabung alias merger," jelasnya di Kantor Yayasan Akbid Bunga Kalimantan.

Untuk merger atau membuka universitas hingga membuka politeknik maka perlu ditutup dan dibuka yang baru. 

Ia menyebut dengan berkurangnya perguruan tinggi karena merger dan lainnya berdampak pada mutu pendidikan yang semakin baik. 

Dengan adanya perubahan bentuk ini tentu berharap kualitas pelayanan tiga prodi disertai semakin baik.

Masyarakat akan memperoleh alternatif untuk bidang studi sesuai minat dan bakatnya. 

"Program studi yang tersedia harus link and match untuk bekerja ada kesesuaian permintaan pasar dengan kurikulum dibangun. Sehingga kebutuhan pasar kerja dipenuhi dengan prodi baru. Akan membantu pemerintah di Kalimantan Selatan menyiapkan tenaga kerja yang meningkatkan capaian kondisi pembangunan," jelasnya. 

Sementara itu, di Politeknik Indonesia Banjarmasin ada tiga program studi yakni Kebidanan Program Diploma III, Manajemen Informasi Kesehatan Program Sarjana Terapan, serta Bisinis dan Manajemen Ritel Program Sarjana Terapan. 

Ketua Yayasan Akbid Bunga Kalimantan Banjarmasin, Ronny Ralin Pangemanan mengatakan, dengan pembukaan program studi baru ini pihaknya sudah melakukan MoU dengan rumah sakit dan mall. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved