Pemilu 2024

Mengaku Bermodal Tipis, Sejumlah Caleg di Kalsel Lakukan Cara Ini untuk Dapatkan Dukungan

Sunarso, pedagang nasi goreng di kawasan Jalan Sisingamangaraja Kotabaru menghubungi pengikutnya di akun medsos untuk mendapatkan dukungan

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
Ilustrasi-Simulasi pemungutan suara Pemilu 2024, Selasa (16/1/2024) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sunarso, pedagang nasi goreng di kawasan Jalan Sisingamangaraja Kotabaru, punya kesibukan lain beberapa waktu terakhir.

Dia sibuk kampanye dan mencari dukungam. Sunarso merupakan calon anggota legislatif (caleg) dari PKB untuk DPRD Kotabaru.

Kendati mengaku tidak memiliki modal besar, dia mengaku serius bertarung di pesta demokrasi.

"Saya menyadari keterbatasan dari segi modal. Tapi saya serius menjalaninya dengan cara saya sendiri," ucapnya, Minggu (28/1).

Sebagai pengelola akun media sosial facebook Kotabaru Pulau Laut, yang memiliki 61 ribu anggota, dia menghubungi para pengikut untuk memberikan suaranya.

"Jadi saya hubungi lewat messenger, via inbox. Jadi secara pribadi minta dukungan," ungkapnya.

Terjun ke masyarakat juga dilakukannya. "Ya saya datangi satu persatu," ujarnya.

Sunarso tidak mengumpulkan massa karena persoalan biaya.

Dia pun menceritakan akun facebook Kotabaru Pulau Laut dikelolanya untuk penggalangan dana kemanusian terutama bagi warga duafa dan anak yatim piatu. Makanya dia berjanji, jika terpilih, sebagian gajinya akan disumbangkan kepada fakir miskin dan anak yatim piatu.

"Untuk target, mengalir saja," katanya.

Caleg Partai Perindo Kotabaru, Khairul Sani, juga mengaku bermodal tipis.

Untuk menyiasatinya, Khairul mengaku intens mendatangi langsung masyarakat di daerah pemilihannya seperti di Kecamatan Kelumpang Selatan.

Khairul menyadari menjadi caleg memerlukan biaya besar untuk sosialisasi, pembuatan alat peraga kampanye (APK) dan lainnya. Namun dia tetap termotivasi dengan alasan ingin lebih memajukan pembangunan kampung halamannya khususnya di Kelumpang Selatan.

Caleg DPRD Kota Banjarmasin dari PKB, Abidin Noor, yang sehari-hari menjadi tukang ojek online, juga tengah mencari dukungan dengan modal terbatas.

Pria 49 tahun ini menyadari menjadi caleg perlu modal besar. Hal itu karena dia sudah beberapa kali menjadi caleg. Namun kegagalan tak membuatnya putus asa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved