Berkah Ramadan
Minum Obat dan Pangan Agar Aman Dikonsumsi Selama Ramadan, Begini Tips BPOM Tanahbumbu
Kepala BPOM Tanahbumbu Rahmat Hidayat memberikan tips aman minum obat dan mengolah makanan agar aman dikonsumsu selama Ramadan
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Agar kita dapat menjalankan puasa dengan baik, kebutuhan nutrisi dan penggunaan obat yang tepat harus tetap terpenuhi.
Sahur sangat penting untuk membantu kita memenuhi kebutuhan asupan tubuh, karena selama berpuasa kita akan tetap melakukan banyak aktivitas fisik yang membutuhkan energi.
Pada saat berbuka, sangat penting bagi kita untuk dapat mengembalikan cairan tubuh, meningkatkan kembali gula darah dalam tubuh, dan tepat waktu untuk meminum obat.
Terkait penggunaan obat selama puasa, Kepala BPOM Tanahbumbu Rahmat Hidayat menyampaikan, obat adalah zat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit serta memulihkan dan meningkatkan kesehatan para penggunanya.
Baca juga: Yuk Lakukan Kebiasaan yang Baik Sebelum Berbuka Puasa, Ini Anjuran Ustadz Munfiq Rosandi
Baca juga: Warga Bisa Nikmati Beragam Masakan Favorit Saat Berbuka Puasa di Masjid At Tanwir Banjarmasin
Baca juga: Resep Menu Buka Puasa Ramadhan 2024, Yuk Bikin Kreasi Ikan Nila Aneka Rasa
Setiap obat memiliki manfaat, namun dapat juga memiliki efek samping yang merugikan, oleh karena itu, obat harus digunakan sesuai dengan aturan pakai yang berlaku.
Penggunaan obat yang diminum saat puasa menyesuaikan dengan dosis yang diberikan.
Obat dengan dosis 1 kali sehari dapat diminum saat sahur atau berbuka puasa sedangkan obat dengan dosis 2 kali sehari diminum saat sahur dan berbuka puasa.
Obat dengan dosis 3 kali sehari dapat diminum tiap 5 jam pada waktu antara berbuka sampai dengan sahur.
“Misalnya dibagi menjadi pemakaian pada pukul 19.00, 00.00, dan 05.00. Pemakaian obat minum yang melebihi 3 kali sehari tidak dianjurkan saat berpuasa,” terangnya Jum'at (29/3/2024).
Obat dengan aturan pakai sebelum makan dapat diminum 30 menit sebelum sahur atau 30 menit sebelum makan berat setelah berbuka puasa.
Obat yang diminum setelah makan dapat diminum 5 sampai 10 menit setelah makan sahur atau buka puasa.
Sementara itu ia menyebutkan, bagi pasien dengan riwayat penyakit kronis agar memastikan kondisi kesehatan tetap aman saat berpuasa.
Jika terdapat obat yang harus dikonsumsi saat siang hari maka harus dikonsultasikan penggantian waktu minum obat kepada dokter atau apoteker.
Ia mengatakan ada beberapa obat dapat digunakan selama siang hari pada Bulan Ramadhan dan tidak membatalkan puasa yaitu, obat yang diselipkan di bawah lidah seperti nitrogliserin untuk angina pectoris, gas oksigen dan anestesi, obat yang diserap melalui kulit salep, krim, dan plester.
Obat asma dalam bentuk inhaler, obat yang disuntikkan melalui kulit, otot, sendi, dan vena, obat tetes mata atau telinga, supositoria, obat kumur – kumur.
| Majelis Taklim di Pelaihari Ini Rutin Salurkan Paket Lebaran Tiap Ramadan, Juga Asuh Anak Yatim |
|
|---|
| Ketika Rasulullah Mudik ke Kampung Halaman, 8 Tahun Tinggalkan Kota Mekkah |
|
|---|
| Berkah Ramadan, Mahasiswa STIENAS Banjarmasin Berbagi ke Panti Asuhan |
|
|---|
| Laksanakan Kado Ramadan, Lazismu Banjar dan Pengurus Masjid At Taqwa Salurkan Ratusan Paket Sembako |
|
|---|
| Berkah Ramadan, Ratusan Paket Sembako Dibagikan ke Warga di Dua Kabupaten Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pengawasan-di-Sarana-Distribusi-Pangan-Olahan1.jpg)