Haul ke 218 Datu Kelampayan

Datang Pertama Kali, Warga Provinsi Riau Haris Senang Bisa Hadiri Haul Datu Kelampayan

Peringatan Haul ke 218 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan hang sangat hikmat.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Pengurus Keluarga Bubuhan Banjar (KBB) di Riau, Haris mengaku terharu saat hadiri peringatan Haul ke 218 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pengurus Keluarga Bubuhan Banjar (KBB) di Riau, Haris mengaku terharu usai menghadiri peringatan Haul ke 218 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan  yang berlangsung sangat hikmat.

Kendati bukan kalang zuriat Bani Arsyadi, Haris mengaku orang Banjar yang berada di Provinsi Riau karena kakeknya berasal Martapura.

"Saya sujud syukur dan senang sekali karena ini pertama menghadiri peringatan haul Datuk Kalampayan," katanya, Minggu (15/4/2024).

Sebagai orang Banjar yang berada di Provinsi Riau, Haris berterima kasih difasilitasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau akrabnya Paman Birin.

Baca juga: Momen Libur Lebaran Dijadikan Masyarakat untuk Berwisata Religi di Kubah Basirih Banjarmasin

Baca juga: Kejari Samarinda Ungkap Kasus Harimau Terkam Pekerja di Samarinda Sudah Masuk Dua Kali Persidangan

Menurutnya semua perwakilan KBB Dunia, hadir seperti dari berbagai Provinsi di Indonesia dan luar negeri.

Puncak peringatan haul Datu Kalampayan berlangsung di ruang induk Masjid Jami Tuhfaturragibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur.

Hadir dalam acara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor berserta Ketua PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah atau akrabnya Acil Odah, putranya Sandy Fitrian Noor.

Ketika DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK, Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno yang merupakan zuriat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga mantan Danrem 101 Antasari.

"Saya bersyukur setelah 7 tahun kembali lagi menghadiri haul Datuk Kalampayan," katanya.

Sejumlah ulama dari luar Kalimantan Selatan, diantaranya ustadz H Arrazy Hasyim, ustadz H Zulfa Mustofa, zuriat dari Syaikh Nawawi al-Bantani yang memberikan ceramah singkat tentang figur dan visi serta hasil karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Ustadz Zulfa Mustofa berkeinginan dari zuriat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari muncul sebagai ulama besar dan Umara serta memiliki karya tulis yang seperti kitab Sabilal Muhtadin di tahun berikutnya.

Ribuan jamaah haul beranjak dari tempat duduknya seusai doa haul dan tahlil yang dipimpin ustadz H Wildan Salman, pimpinan Madrasah Tahfidzul Qur'an dan Ulumul Qur'an Darussalam Martapura, berakhir.

Camat Martapura Timur, Guslan mengaku senang karena acara puncak peringatan haul Jaddina Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari berlangsung aman, tertib dan lancar. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved