Berita Tabalong

Ditemukan Leher Terjerat Tali, Pria di Mangkupam Tabalong Pernah Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Diduga akhiri hidup, Seorang pria berinsial SB (37) ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Desa Mangkupum, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi gantung diri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seorang pria berinsial  SB (37) ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Desa Mangkupum, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong,  Kamis (25/4/2024) kemarin.

Jasad SB pertama kali ditemukan oleh sang anak, didapati dalam keadaan leher terjerat seutas tali.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan adanya temuan mayat  langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian melalui PS.Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, petugas kepolisian sudah mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. 

Baca juga: Tergantung di Seutas Tali, Tukang Bangunan di Banjarmasin Ini Diduga Akhiri Hidup Karena Stres

Baca juga: Sosok dan Kronologi Selebgram Meli Joker Akhiri Hidup Sambil Live IG, Sempat Minum Cairan Pembersih

Hasilnya, dari keterangan keluarganya , diketahui bahwa SB pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

"Menurut informasi yang diperoleh dari adik SB,  SB juga pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak dua kali," terang Iptu Joko,  Jumat (26/4/2024).

Selain itu,  saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis RSU Badaruddin Kasim Maburai,  ditemukan bekas jerat bebentuk huruf V pada leher SB dan tidak ditemukan adanya bekas kekerasan benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban. Sehingga kuat dugaan mengarah pada bunuh diri

SB melakukan aksi gantung diri tersebut saat rumah dalam keadaan kosong, ketika saat itu istrinya sedang pergi ke pasar dan anaknya pergi sekolah.

Baca juga: Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tegantung, Alumni PTN di Banjarbaru Diduga Nekat Akhiri Hidup

Pada saat ditemukan jasad SB dalam posisi terduduk menggunakan tali tambang ukuran kecil bewarna biru yang digunakan sebelumnya sebagai ayunan yang diduga dililitkan di lehernya. 

Tinggi tiang jeratan tali tambang ukuran kecil bewarna biru dari lantai kurang lebih 2,8 Meter, dan panjang tali tambang ukuran kecil bewarna biru dari simpul tali jeratan kurang lebih 1,6 Meter. 

Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kejadian yang dialami korban karena kecelakaan atau musibah dan bersedia membuat pernyataan. (Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved