Berita Tanahlaut
Erick Thohir Tandatangani Pelepasan Jalan Kebun PTPN di Tanahlaut, Ini Respons Warga Tebingsiring
Warga Desa Tebingsiring, Tanahlaut menyambut antusias tuntasnya pelepasan lahan (jalan kebun) PTPN IV
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyambut antusias tuntasnya pelepasan lahan (jalan kebun) PTPN IV Regional V kepada pemerintah daerah.
Pasalnya hal tersebut bakal berdampak langsung terhadap perbaikan seluruh sendi kehidupan mereka. Mulai dari sektor ekonomi hingga pendidikan.
"Sebagian besar guru yang tugas ngajarnya di desa kami, tinggalnya di Kota Pelaihari," sebut Mulyadi, kepala Desa Tebingsiring, Rabu (26/6/2024).
Mereka kerap mengalami kesulitan menjangkau Tebingsiring saat musim penghujan karena badan jalan menjadi begitu becek dan licin. Itu terjadi di beberapa tempat di jalan kebun PTPN.
Baca juga: Jalan Kebun PTPN IV Rusak, 25 Tahun Warga Tebingsiring Rasakan Ini
Baca juga: Jalan Kebun Pelaihari Ditutup Warga Tebingsiring, PTPN Tegaskan Tak Ada Hambatan Pelepasan Lahan
Sebagai informasi, warga Tebingsiring ketika ingin bepergian ke luar kampung seperti ke Kota Pelaihari (ibu kota kabupaten) maka harus melintasi jalan kebun sawit PTPN itu.
Jarak permukiman Tebingsiring ke muara Jalan A Yani sekitar sembilan kilometer. Sedangkan jaraknya ke Kota Pelaihari sekitar 25 kilometer.
Pemkab Tala tak dapat memperbaiki jalan tersebut karena statusnya adalah HGU (hak guna usaha) PTPN. Itu sebabnya sejak sekitar 20 tahun silam Pemkab Tala telah mulai mengajukan usulan pelepasan jalan kebun tersebut yakni sepanjang 4,7 kilometer.
Tanpa proses pelepasan agar jalan kebun itu beralih status menjadi aset daerah, Pemkab Tala tidak dapat mengalokasikan anggaran perbaikan akses vital menuju Desa Tebingsiring tersebut.
Selama ini ketika musim penghujan, kalangan guru pontang-panting menuju Tebingsiring. Begitu pula pelajar setempat--jenjang menengah atas atau kuliah--juga susah payah menuju sekolah/kampus karena tiap hari melewati jalan yang susah.
Warga setempat juga mengalami hal sama ketika ingin berbelanja atau menjual hasil bumi ke kota kabupaten.
"Tuan Guru yang mengisi pengajian di kampung kami juga kesulitan menuju kampung kami terutama saat musim penghujan," papar Mulyadi.
Tiap Senin di kampungnya ada kegiatan majelis taklim. Lalu tiap Kamis malam juga ada pengajian. Para Tuan Gurunya umumnya dari Kota Pelaihari.
Karena itu pihaknya sangat senang ketika mendapat kabar Menteri BUMN Erick Thohir telah menandatangani dokumen pelepasan jalan kebun PTP tersebut.
"Semua itu tak terlepas dari perjuangan Pemkab dan DPRD Tala. Saya secar pribadi dan mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati, Kadis PU, Asisten 2, Manager PTPN IV Regional V, dan Pak Camat," ucap Mulyadi.
Baca juga: Puluhan Tahun Lewati Jalan Compang-camping, Ini Kegundahan Warga Tebingsiring Tanahlaut Kalsel
Selain itu dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada unsur muspika yang selama ini mendampingi perjuangan pemdes/warga Tebingsiring mendorong percepatan pelepasan lahan kebun itu melalui beberapa kali aksi turun ke jalan.
| Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur, Kasus Pencurian di Takisung Tanahlaut Diselesaikan Kekeluargaan |
|
|---|
| 166 Aparatur Desa di Tanahlaut Digembleng Tata Kelola Keuangan, Pengelolaan Dana Desa Jadi Sorotan |
|
|---|
| Akar Pohon Penghijauan Sebabkan Lantai Siring Minatirta Pelaihari Rusak Berat, PUPR Tala Buka Suara |
|
|---|
| Pecah Kaca, Perempuan Muda Diduga Bobol Rumah Warga Gunungmakmur Tanahlaut, Gasak HP hingga Sembako |
|
|---|
| Korban Dengar Motor Digeser, Aksi Curanmor Saranghalang Tanahlaut Berujung Tangkap Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/INILAHjalan-kebun-sawit-PTPN-menuju-Desa-Tebing-Siring.jpg)