Book Lover
Menemukan Sisi Seru Sebuah Buku
Mahasiswa satu ini tak hanya rajin membaca tapi juga giat menulis. Sudah dua karya ia hasilkan baik tulisan yang ditayangkan online maupun cetak.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mahasiswa satu ini tak hanya rajin membaca tapi juga giat menulis. Sudah dua karya ia hasilkan baik tulisan yang ditayangkan secara online maupun yang dicetak berupa buku.
Karya tulis online ia tulis di Wattpad, walau tidak banyak pembaca tapi ia senang bisa mempublikasi tulisan di sana yang berjudul Remaja Days.
Tulisan kedua, berjudul Selesai Belum tentu Berakhir. Ini adalah karya tulis fisik atau dicetak dalam bentuk buku trilogi Amore, lomba menulis yang diadakan @inthemicasa.
Gadis kelahiran Samarinda 19 September 2004 ini suka bahan bacaan yang membuatnya bertumbuh, yang related dengan apa yang sedang ia alami macam self improvement, motivasi Islam, dan novel.
"How to win Friends & Influence People karya Dale Carnegie, buku ini menjadi spesial dan berkesan karena buku pertama yang membuat saya suka membaca," kata Aisiah Nisa.
Aisiah yang berkuliah di STIQ Amuntai, memaparkan, buku tersebut membentuk proses dalam dirinya.
"Semula pribadi saya tergolong sulit dan takut bersosialisasi, kemudian sedikit demi sedikit terbuka dan berani mencoba, selanjutnya jadi alasan saya sampai sekarang menyukai buku," ungkapnya.
Adapun kemampuan menulis mulai berkembang setelah bergabung di komunitas Literasi Rumah Pustaka Tabalong.
Sedang awal suka membaca dikarenakan masa Covid-19 yang membuatnya jemu dan banyak berkutat pada scrolling sosmed. "Akhirnya menemukan sisi seru dari sebuah buku saat mengerjakan tugas sekolah," katanya.
Dalam sehari ia cukup menyempatkan waktu sekitar 30-40 menit untuk membawa atau saat ada waktu luang ia habiskan 2-3 jam berkutat dengan buku.
Saat SMA hampir setiap bulan ia membeli buku, tapi sekarang setelah kuliah tidak ada ketentuan kapan membeli buku. "Kalau beli online dua atau tiga buku, kalau offline satu buku. Tapi sekarang saya lebih sering meminjam buku di Ipusnas atau perpustakaan online maupun perpustakaan di kota saya," tandasnya.
Dengan buku, menurut Nisa, awalnya tidak tahu menjadi tahu. Setelah tahu barulah sadar bahwa pengetahuan yang ia miliki ternyata masih sedikit. "Karena merasa pengetahuan saya masih sedikit itulah menjadikan saya terus membaca," ungkap Anggota IPPNU Amuntai Utara dan Komunitas Rumah Pustaka ini.
Bagi Aisiah, semua orang bisa menyukai buku, jika sudah menemukan buku yang cocok dengan dirinya. "Cukup temukan satu buku yang tepat. Itu akan memicu Anda suka membaca," kata peraih Juara Harapan II Festival Islamic 2021 kategori lomba cover sholawat yang diadakan Forkik FIA UB 2021 & BEM FIA UB 2021 serta Juara III Lomba Poster oleh BEM FSI Uniska. (dea)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Aisiah-Nisa-Book-Lover.jpg)