Berita Tanahbumbu
Sepi Pengunjung, Ini Jeritan Pedagang di Lantai II Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan Tanahbumbu
Pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan kain di lantai dua pasar setempat mengeluhkan kurangnya daya beli masyarakat saat ini.
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan kain di lantai dua pasar setempat mengeluhkan kurangnya daya beli masyarakat saat ini.
Salah seorang pedagang kain lantai dua Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan, H Hayadi mengatakan omzetnya saat ini sangat menurun drastis.
“Kalau daya beli di pasar Pagatan ini sepi sekali, tidak ada pengunjung. Dari Senin sampai hari pasar juga kurang pembelinya,” ungkapnya Selasa (6/8/2024) kepada banjarmasinpost.
Paling yang datang, kata dia, seminggu itu tidak terlalu banyak. Padahal yang buka di lantai dua ini puluhan pedagang, khusus pedagang kain.
Baca juga: Tiga Pekan Jelang Pendaftaran Pilkada, Pemprov Kalsel Ungkap Satu ASN yang Mundur
Baca juga: Kemenag HST Tekankan Kesehatan Jemaah Haji 2004 Jadi Perhatian Khusus
Dalam satu minggu, Hayadi mengatakan, paling ada dua sampai tiga orang pembeli yang datang.
Menurutnya, kondisi ini sudah berjalan cukup lama hingga sampai saat ini, karena daya beli yang kurang mereka para pedagang kain bahkan untuk bayar retribusi sudah menunggak hampir satu tahun.
“Hampir satu tahun kita menunggak bayar retribusi, apa yang dikasih dan dibayarkan ke pemerintah, lebih baik kita menyimpan untuk makan,” ungkapnya.
Perbandingan antara dulu dan sekarang, kata dia, mengungungkap daya beli masyarakat cukup tinggi, apalagi sebelum adanya jualan online.
Di lantai dua ini, kata Hayadi, sudah lebih dari separuh pedagang yang keluar, dimana pada waktu awal pertama penempatan pedagang di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan ini, ada ratusan pedagang yang mengisi kios-kios jualan, sementara sekarang, hanya tersisa sekitar 40 an pedagang kain.
Pedagang yang keluar, dilandasi berbagai macam alasan, ada yang gulung tikar, ada yang berpindah tempat, dan sebagainya.
Dia mengharapkan kepada pemerintah daerah serta pada anggota DPR agar bisa membantu mereka untuk mencarikan solusi agar para pedagang bisa memperoleh konsumen yang lebih banyak.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)
| Gemuruh Kembang Api Tandai Pembukaan Batfest 2025, Magnet Wisata Terbesar di Indonesia Timur |
|
|---|
| Polsek Mantewe Tanbu Ungkap Pembunuhan Petani, Pelaku Dikejar Hingga ke Tapin |
|
|---|
| Tanpa Tenda Peneduh Omzet Pedagang Taman Batulicin Tanahbumbu Merosot, DLH Janji Pasang Kembali |
|
|---|
| Ada Bengkel hingga BBM Gratis Bagi Jemaah 5 Rajab Sekumpul di Jalur Alternatif Batulicin Banjarbaru |
|
|---|
| Diikuti 1.080 Peserta, Karnaval Etnik Budaya Tampilkan Keragaman dan Kekayaan Budaya Tanahbumbu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kondisi-Depan-Pasar-Raya-Bumi-Pangeran-Pagatanss.jpg)