Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, Soal Pengayaan Halaman 24

Simak kunci jawaban mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, soal halaman 24.

Tayang:
Editor: Mariana
Guru SMAN 1 Jorong/Nurkarimah Al Itsnaini
Aktivitas siswa kelas X SMAN 1 Jorong sedang Ulangan Akhir Semester 2 di ruang kelas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Simak kunci jawaban mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, soal halaman 24.

Di halaman 24 buku IPS kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, siswa akan dihadapkan dengan soal Pengayaan.

Nantinya, siswa diharuskan untuk mencari informasi mengenai cara hidup masyarakat adat Ciptagelar yang ada di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Soal Pengayaan buku IPS kelas 9 SMP halaman 24 Kurikulum Merdeka ini berada di Tema 01 dengan judul Manusia dan Perubahan.

Berikut kunci jawaban IPS kelas 9 SMP halaman 24 Kurikulum Merdeka:

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Hal 259 Kurikulum Merdeka, Aktivitas 12 Perdagangan Internasional

Baca juga: Masjid di Yogyakarta Sediakan Fasilitas Antar Jemput bagi Jamaah Lansia, Pengurus Beber Fakta

Pengayaan

Modernisasi sering dipahami sebagai sebuah proses perubahan dari cara hidup tradisional menuju cara hidup modern. Padahal, pemahaman tersebut sesungguhnya kurang begitu tepat karena cara hidup tradisional juga bisa beriringan dengan cara hidup modern. Jika kamu ingin mengetahui contohnya, carilah informasi mengenai cara hidup masyarakat adat Ciptagelar di daerah Jawa Barat. Sebagai sebuah kampung adat yang masih sangat tradisional, mereka tetap mampu mengembangkan pembangkit listrik secara mandiri, memiliki saluran TV, hingga menyediakan wifi.

Jawaban: Kampung Adat Ciptagelar terletak di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kampung tersebut merupakan salah satu kampung adat tertua yang ada di Jawa Barat yang masih bertahan hingga saat ini.

Masyarakat adat Ciptagelar masih memegang teguh tradisi dan adat istiadat Sunda yang telah diwariskan turun-temurun.

Meski demikian, masyarakat adat di sana juga tidak menolak kemajuan teknologi.

Mereka tetap mampu mengembangkan pembangkit listrik secara mandiri, memiliki saluran TV, hingga menyediakan WiFi.

Hal ini menunjukkan bahwa modernisasi tidak selalu berarti meninggalkan tradisi.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana masyarakat adata Ciptagelar memadukan cara hidup tradisional dan modern:

Pembangkit Listrik Tenaga Air

Masyarakat di sini membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Ciptagelar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved