Tribun Smart
Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswi satu ini punya hobi, traveling, menyanyi dan public speaking. Jika hobi pertama mengeluarkan uang, maka tidak untuk hobi kedua dan ketiga.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Mahasiswi satu ini punya tiga hobi, traveling, menyanyi dan public speaking. Jika hobi pertama mesti mengeluarkan uang, maka tidak untuk hobi kedua dan ketiga, sebab malah mendatangkan uang baginya.
Menyanyi dan memandu acara alias MC adalah kegiatan Maulida selain menuntut ilmu di bangku kuliah. Dari dua pekerjaan tadi ia mampu membiayai diri sendiri dan juga menabung.
Mahasiswi UIN Antasari Banjarmasin yang kini semester tujuh di Prodi Pendidikan Agama Islam ini, punya banyak pengalaman sebagai MC dan moderator.
Maulida menjadi moderator kelas diskusi manajemen kehidupan (2021), moderator pelantikan dan orientasi HMJ PAI (2022), moderator PKTI HMJ PAI (2022)
MC pelantikan pengurus cabang PMIl kota Banjarmasn (2023), kenudian sertifikasi penanganan dan pengangkutan barang berbahaya dan curah padat di pelabuhan PT Barokah Jaya Alami.
Kegiatan lainnya, MC Silaturahmi & FGD Alumni PMII & Aktivis NU Kalsel, Kegiatan Soslalisasi PMB UIN Antasari Banjarmasin, Keglatan Smart Career UPKK UIN Antasari Banjarmasin.
Selain itu, Maulida yang juga terpilih sebagai Wakil 4 Putra-Putri Antasari 2023-2024, adalah talent content creator Konveksi Sekawan dan tenaga pengajar di Yayasan Pendidikan Al-Qur’an Sirrunada.
Menurut Maulida, basicnya sebelum kuliah adalah santriwati, selama enam tahun ia menuntut ilmu di Ponpes di Jawa, ketika SMK yang juga berbasis pondok pesantren, ia aktif berkegiatan antara lain paduan suara, ekstrakurikuler piano, juga menjadi pengurus OSIS.
"Semasa di pondok, saya serta ikut syarhil Qur'an hingga Juara 3 dan Juara 1," tukas Maulida yang juga Juara 1 Lomba Baca Rawi Tingkat Kabupaten Tanah Laut 2021.
Saat lulus pada 2020, ia pulang ke Kalsel, ke daerah asalnya di Pelaihari. Namun ia belum ingin melanjutkan ke bangku kuliah melainkan ingin istirahat dulu dan memilih mencari pengalaman kerja. "Saya kerja sebagai penjaga stan minuman cincau di Pelaihari sembari menjaga arena permainan anak-anak," ungkap Maulida.
Hampir setahun kerja jual minuman, tibalah saatnya Maulida mendaftar kuliah. Namun menunggu masa perkuliahan masih ada waktu 1-2 bulan, sehingga ia putuskan mengisi waktu dengan kembali bekerja, kali ini sebagai karyawan depot kuliner pisang kipas di Batibati. "Saya ini tipe orang yang suka keluar dari zona nyaman, saya kerja sesuai dengan pekerjaan yang saya suka, tentunya kerja halal," kata Maulida.
Awal pertama masuk kuliah, ia dikenalkan dengan Bimtek Beasiswa dan berhasil mendapat beasiswa. Ia juga mengenal organisasi, yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), kemudian masuk sanggar musik, juga gabung di LDK (Lembaga Dakwah Keislaman).
Maulida juga suka berkompetisi di kampus, hasilnya ia Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Haflah HMJ BPI 2022, Juara 1 Lomba Pop Solo Haflah FOSMA 2022, Juara 3 Lomba Pop Solo Porseni Festival Antasari se-UIN Antasari 2022, Juara 3 Juara 3 Lomba Debat Hukum Regional Kalsel, Gebyar Fakultas Syariah 2022, Juara 3 Lomba Debat Hukum Regional Kalsel, Gebyar Fakultas Syariah 2022.
Juara 3 Lomba Fashion Show Porseni, Oasis HMJ PAI 2022, Juara 2 Nasyid Porseni Oasis HMJ PAI 2022, Juara 1 Pop Solo Semarak PAI 2023, Juara 2 Fasion Show Semarak PAI 2023 dan Nominasi 5 Peserta Terbaik Pelatihan MC dan Etika Kepribadian (UPPKK UIN Antasari Banjarmasin) 2023.
Urusan menyanyi, kemampuan Maulida didasari basic-nya terbiasa membaca syair dan shalawat sejak kecil yang dibimbing ibunya. "Sempat diketawakan oleh senior di kampus, sebab gaya saya menyanyi pop masih terbawa cengkok ala shalawat, namun kini saya bisa menyesuaikan," kenangnya.
Job menyanyi yang ia terima selain di kampus juga di luar, antara lain acara opening, rapat perusahaan, gathering dan lainnya, juga di kafe. Dari sekian banyak kegiatan dilakoninya, Maulida berusaha memanajemen diri dengan mencatat kegiatan atau agenda harian di kertas atau di catatan dinding.
Mengenai profesinya nanti sebagai pendidik, apakah tetap akan menjalani profesi sebagai MC dan penyanyi? Menurut Maulida, kalau MC mungkin masih bisa tapi untuk job menyanyi ia kurangi, sebab sebagai pendidik atau guru tentunya akan banyak kesibukan yang cukup menyita waktu.(dea)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Siti-Maulidatul-Laili-Intan.jpg)