Tribun Smart

Tutupi Kekurangan dengan Kelebihan

Kemampuan berbicara di depan umum adalah modalnya berkarier Halwa Nisa sebagai pembawa acara.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Banjarmasin Post
Halwa Nisa, yang kini aktif sebagai MC 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kemampuan berbicara di depan umum adalah modalnya berkarier sebagai pembawa acara alias master of ceremony (MC. Dan kemampuan itu didapatnya dari bakat yang diasah sejak sekolah.

Sejak di bangku sekolah aliyah, alumnus MAN Kota Banjarbaru 2013 ini senang ikut lomba, tambil di depan umum, bahkan jadi ketua OSIS, perwakilan sekolah serta menjadi bintang sekolah 2010.

"Dari situlah saya terlatih untuk berbicara di depan umum dan sering didaulat sebagai MC di sekolah," kata pemilik banyak gelar juara ini.

Saat kuliah di UIN Antasari Banjarmasin, Halwa yang mendapat beasiswa Bidikmisi untuk anak tidak mampu namun berprestasi, menggali ilmu di bidang Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Dengan pengetahuan public speaking itu, setelah sarjana ia mendapat tawaran sebagai MC birthday, kemudian MC wedding  dan MC Singer.

"Alhamdulillah sejak 2021 saya jalani atau empat tahun berkarir sebagai MC," ujar warga Komplek Lambung Mangkurat Regency, Palam, Banjarbaru ini.

Menambah skill sebagai MC, Finasil Putri Antasari 2013 sebagai Putri Berbakat ini 
 juga rajin menyimak tutorial di Youtube dan Instagram. Dengan kemampuannya itu sering mendapat apresiasi dari klien sehingga merekomendasikan ke rekannnya.

"Sekarang hampir setiap minggu saya menjadi MC wedding profesional," katanya.

Intinya, menurut Halwa, kita harus totalitas, tutupi kekurangan kita dengan kelebihan-kelebihan yang kita punya, cari karakter MC kita seperti apa.

"Pada 10 detik pertama menjadi babak penentu. Belajar diksi dan improve. Jangan enggan bertanya dengan siapapun baik MC senior maupin junior, sering-sering sharing dan jangan pelit ilmu," tandasnya.

Selain menyalurkan bakat sebagai MC, saat kuliah Halwa juga mencoba kemampuannya berkomunikasi sebagai penyiar radio kampus, Presenter Berita Banjar TV (2017-2018) dan reporter media online Koran Banjar (2019-2021).

Halwa bersyukur, meski ia berasal dari kawasan kampung namun bisa tampil di hadapan banyak orang dengan berbagai acara.

"Semua berkesan bagi Halwa, karena ada di titik itu prosesnya tidak mudah, melawan diri yang awalnya insecure parah menjadi ekstrovert seperti sekarang dan bisa menghasilkan cuan," selorohnya.

Diakui Halwa, sejak SMP ia sudah biasa jualan keliling, setelah lulus SMA pernah jadi pembantu rumah tangga demi biaya masuk kuliah.

"Saat teman lain asyik liburan Halwa jadi pembantu dari rumah ke rumah dan menetap beberapa bulan sebagai baby sitter," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved