10 Tahun Pemerintahan Jokowi
Air Leding Mengalir Lancar 24 Jam Berkat BPAM Banjarbakula
Dengan adanya Balai Pengelola Air Minum (BPAM) Banjarbakula akhirnay suplai air untuk warga Banjarbaru dan Kabupaten Banjar jadi lancar
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Irfani Rahman
Sampai dengan saat ini, BPAM Regional Banjarbakula telah melayani sekitar 60.353 sesuai dengan target awal.
BPAM merencanakan sambungan air bersih untuk rumah ditingkatkan sampai 74.202 ribu sambungan rumah (SR) atau sekitar 370 ribu jiwa. "Sehingga diperlukan percepatan penyerapan 13.849 ribu sambungan rumah sesuai lagi," imbuhnya.
SPAM Regional Banjarbakula dibangun dengan anggaran sekitar Rp 787 miliar yang dananya dari APBN Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Direktorat Jenderal Cipta Karya, APBD Provinsi Kalimantan Selatan dan APBD masing-masing kabupaten kota, serta dari PTAM yang bekerja sama.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan (BPPW Kalsel), Denny Surya Martha, S.T., M.Sc. menambahkan, pihaknya merupakan salah satu unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendorong pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pengembangan SPAM tidak hanya melalui pendanaan publik (APBN, APBD), tetapi juga melalui alternatif pendanaan nonpublik.
"Misalnya corporate social responsibility (CSR), kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) pinjaman, dan pendanaan nonpublik lainnya. Pastinya keberlanjutan soal ketersediaan air minum di Banjarbakula ini akan terjaga dengan baik," urainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/DIRESMIKAN-Suasana-ketika-Presiden-RI-Joko-Widodo.jpg)