Berita Tanahlaut

Cuaca Ekstrem Landa Tanahlaut, Tongkang pun Terdampar Hingga Pesisir Tabanio

Gelombang besar dan angin kencang merusak puluhan rumah di kampung nelayan Desa Muarakintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut

|
Editor: Hari Widodo
Sutarno untuk BPost
INILAH kondisi rumah warga Muarakintap yang mengalami kerusakan terdampak gelombang besar, Senin (9/12) malam. 

 “Banyak rumah rusak. Ada 26 rumah yang rusaknya parah,” sebut Sugeng, warga setempat.

Rumahnya juga mengalami kerusakan. Beberapa lembar material dinding terlepas terkena gelombang.

Kerusakan bervariasi. Contohnya di rumah Amir, sebagian tongkat kayu rumah ada yang terlepas. Ada juga yang terlepas papan lantai titian, dan lainnya.

Dikatakannya, pasang besar air laut mulai terjadi setelah waktu asar. Puncaknya sekitar waktu magrib.

Saat malam, sebagian warga RT 11 pun mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat yang aman. Setelah surut barulah kembali ke rumah. Namun sebagian juga tetap ada yang bertahan.

Sugeng mengatakan berdasar pengalaman, kondisi ekstrem seperti ini masih akan berlangsung hingga akhir Januari 2025.

Karena itu pihaknya masih terus dilanda rasa waswas. Pemerintah diharapkan melanjutkan pembangunan tanggul penahan abrasi dan penahan gelombang untuk mengamankan permukian setempat. (roy)

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved