Mom and Kids

Arthur Piawai Perankan Pangeran Antasari Cilik

Berkesenian adalah hobi Ahmed Arthur Ransi Abidin. Selama tiga tahun lebih ia menggeluti bidang sastra puisi dan rutin mengikuti lomba baca puisi.

|
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Arthur Ransi Abidin bersama keluarga 

Berkesenian adalah hobi Ahmed Arthur Ransi Abidin. Selama tiga tahun lebih ia menggeluti bidang sastra puisi dan rutin mengikuti lomba baca puisi.

Arthur beberapa kali menjadi juara di tingkat kabupaten/kota hingga regional kalimantan, baru-baru ini Arthur juga menorehkan prestasi dalam lomba menulis puisi di Festival Tunas Bahasa Ibu di Kabupaten Barito Kuala (Batola). 

Berkat kepiawaian berpuisi Arthur juga meraih predikat Nanang Banjar Cilik Berbakat di Ajang Nanang Galuh Banjar Cilik 2024 yang dilaksanakan Yayasan Mendulang di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Dalam kegiatan berkesenian, anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Zaumuddin Asmihadi (Ondie) dan Weny, warga Handil Bakti, Batola ini, juga menyukai seni peran.

Baru-baru ini ia terlibat di Teater Kolosal Antasari yang dilaksanakan di gedung Sultan Suriansyah. Kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Kebudayan RI yang diproduksi oleh Miniatur Production. 

"Di pementasan ini Arthur di percaya memerankan tokoh Gusti Inu Kartapati atau Pangeran Antasari semasa kecil dan Arthur satu-satunya aktor cilik yang menjadi pemain inti dalam pertunjukan besar tersebut," seloroh Weny.

Padahal Arthur belum ikut sanggar, hanya sesekali privat dengan seniman senior untuk mengasah kemampuan seni perannya.

Arthur yang lahir di Banjarmasin pada 26 Januari 2014, juga hobi olahraga catur dan sepak bola. Ia juga senang bermain game online khususnya E-manager Football dan Mobile Legend.

"Namun Arthur tidak menjadikan catur sebagai aktivitas inti kegiatan di luar jam sekolah, cuma sekadar menghilangkan rasa jenuh dari kegiatan belajar di sekolah dan kegiatan berkeseniannya," seloroh Weny.

Arthur latihan catur di rumah dengan memelajari teknik-tekniknya melalui video-video pertandingan catur dan teori dari master-master catur di media youtube dan lainnya.

Kalaupun  ikut lomba, hanya di lingkungan tempat tinggalnya saja macam lomba 17 Agustus. Dan ia juga merasa belum mumpuni untuk mengikuti turnamen-turnamen resmi. 

Bagi Arthur catur itu mempelajari strategi-strategi yang membuat otak terasah dan berefek positif pada kegiatan atau aktivitas di sekolah maupun kegiatan lomba-lomba yang diikutinya. 

Demikian pula sepak bola hanya sekadar olahraga yang hanya terbatas di pertandingan antar kelas atau sparing partner dengan teman-teman di lapangan. 

Jadi kegiatan harian Arthur tetap memprioritaskan sekolah formal di SDN Handil Bakti di pagi hari dan selanjutnya disambung bersekolah tahfidz di lingkungan tempat tinggal, setelah dua kegiatan tersebut, baru Arthur melakukan kegiatan yang lain yakni olahraga dan kesenian.

Selama ini Arthur sangat akrab dengan adiknya, meski kegiatan Arthur terbilang banyak, namun ia selalu mengajak adiknya untuk bermain dan belajar bersama. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved