Book Lover
Buku Memperkaya Kosakata Laysia
Salah satu buku yang masih selalu Nur Laisya Mayeda ingat pelajarannya adalah buku Notes From Qatar dari Mohammad Assad.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Salah satu buku yang masih selalu Nur Laisya Mayeda ingat pelajarannya adalah buku Notes From Qatar dari Mohammad Assad, yang berisi tentang prasangka baiknya kepada Allah SWT dan keajaiban sedekah.
Buku ini bercerita tentang pengalaman Muhammad Assad, seorang pemuda Indonesia yang pantang menyerah dalam berusaha, menjalani tantangan kehidupan di Qatar dengan percaya diri, selalu berpikir positif dalam setiap kesulitan yang dihadapi, dan yang paling penting selalu berpegang kepada Al-Qur’an dan hadits sebagai pedoman hidup.
Notes From Qatar adalah kumpulan tulisan Muhammad Assad yang biasa di posting di blog pribadinya pada akhir 2009, dan topik pertama berjudul Dahsyatnya Sedekah!
"Percaya bahwa selalu ada rezeki bagi hamba-Nya dan selalu diganti dengan yang lebih baik," ujar Lulusan Terbaik Fakultas Ilmu Kesehatan Periode 1, Universitas Muhammadiyah Malang, 2021 ini.
Ditulis dengan gaya bahasa yang santai, pembahasan yang mudah dipahami dan tidak berusaha untuk menggurui. Namun, ingin mengajak semua yang membacanya juga ikut berpikir dan mendiskusikannya bersama.
Salah satu ciri khas dan kekuatan dari Notes From Qatar adalah adanya ayat-ayat Al-Qur’an atau hadits dan menghubungkan dengan tulisan, karena bertujuan ingin menyampaikan kepada para pembaca, generasi muda khususnya, bahwa ajaran Islam itu tidak sulit dan tempatnya bukan hanya di masjid saja, tapi mencakup seluruh aspek kehidupan seluruh umat manusia.
Walaupun ada ayat-ayat Qur’an dan hadits, bukan berarti tulisan ini hanya eksklusif untuk pembaca Muslim. Banyak dari teman-teman non-Muslim yang juga senang dan menjadi pembaca setia Notes from Qatar karena nilai-nilai yang ditawarkan Islam adalah universal dan berlaku untuk seluruh umat manusia. Rahmatan lil `aalamiin.
Selain itu buku, gadis kelahiran Tapin, 28 September 1999 ini juga suka membaca buku Tentang Kamu karya Tere Liye yang berisi perjuangan, kesabaran, usaha, kerja keras, dan keikhlasan hati dalam melakukan pekerjaannya.
"Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari buku tersebut, dan masih menjadi buku novel favorit saya," kata warga Desa Bungur, Tapi ini yang juga Duta Baca Kabupaten Tapin, 2024.
Mengenai awal suka membaca, Laisya mengawali sejak TK tatkala sering dibacakan buku dongeng hadiah susu formula, meski saat itu ia belum bisa membaca namun berusaha merangkai cerita dengan gambar yang ada, beranjak SD ia mulai tertarik dengan buku majalah dan novel anak.
"Di bangku sekolah dasar, saya dikenalkan dengan perpustakaan oleh ibu saya, membuat saya semakin suka membaca buku. Bahkan, setiap ayah saya pergi ke luar kota, saya menitipkan buku karena di kota saya belum ada toko buku," terangnya.
Beranjak SMP ia menemukan buku menarik di lemari ayahnya, sejak saat itu semakin menyukai buku, dan hampir tidak pernah absen mengunjungi toko buku, jika sedang ke ibu kota provinsi.
"Bahan bacaan yang disukai cenderung novel dan setelah saya kulik lagi kebanyakan adalah fiksi atau serial aksi. Namun, akhir-akhir ini saya mulai merambah ke buku pengembangan diri atau self improvement," jelasnya.
Laisya membaca buku saat waktu senggang atau disela waktu kerja untuk mengisi waktu. Selain itu, kadang membaca sebelum tidur. "Tidak menentu tergantung waktu senggang yang saya miliki, namun biasanya maksimal 2 jam saya perlu mengistirahatkan mata saya, jika saya terus penasaran dengan isi buku saya bisa menghabiskan lebih dari 4-5 jam sehari dengan waktu jeda," katanya.
Manfaat dirasakannya, banyak mendapat kosakata baru yang tentu menjadikannya lebih banyak mengerti banyak hal, apalagi ketika dihadapkan dengan ujian pengetahuan verbal.
Kekayaan kosakata ini juga berpengaruh terhadap kecakapan dalam menulis, karena ia juga senang menulis di blog pribadi.
Selain itu, pengetahuan kata yang pernah ia baca, bahkan di buku-buku fiksi sekalipun, dapat memberikan manfaat di dunia nyata karena ia merasa ada banyak kaitan dan pelajaran penting yang dapat menjadi bahan diskusi, sehingga bisa ia manfaatkan untuk bersosialisasi dan bisa nyambung dengan siapapun. Menjadikanbya percaya diri untuk bisa berdiskusi dan menjalin relasi ke banyak orang dengan latar belakang berbeda.(dea)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Nur-Laisya-Mayeda.jpg)