Book Lover
Buku Bawa Pengaruh Positif ke Pikiran
Sudarjat merasakan segala sesuatu yang menimpa kita pasti ada tujuan yang baik dan hikmah yang terselubung.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Banyak ragam bahan bacaan yang disukai Sudarjat, mulai dari psikologi, self improvement, finansial, novel, motivasi, dan lainnya.
"Koleksi buku kira-kira hampir ratusan buku, namun kebanyakannya yaitu self improvement dan psikologi," ujar sarjana Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Al Hikmah Surabaya ini.
Koleksinya antara lain Kitab Bahasa Tubuh, The psychology of Money, Seni Negosiasi, Terapi berpikir positif, The Answer, The Billionaire Code, Midas Touch, Think and Grow Rich, Bicara itu ada Seninya, How to win Friends and Influence People, dan masih banyak
Namun, dari banyak ragam tersebut yang paling sering dibaca yaitu psikologi dan self Improvement. Contoh bukunya yaitu Terapi Berpikir Positif dari Dr Ibrahim Elfiky dan The Psychology of Money dari Morgan Housel.
"Buku yang berkesan yaitu Terapi Berpikir Positif dari Dr Ibrahim Elfiky. Beliau menyampaikan dalam buku tersebut tentang dampak positif dan dampak negative dari pikiran manusia," katanya.
Pengaruh pikiran dalam kehidupan kita ternyata sangat signifikan, untuk mencapai satu tujuan, kita perlu berpikir.
"Ketika tujuan tersebut kita pikirkan, pikiran tersebut akan menjadi ucapan. Ketika ucapan tersebut terus dilakukan, maka akan menjadi perbuatan. Ketika perbuatan tersebut terus dilakukan maka akan terjadi kebiasaan," kata Juara 1 Duta Baca Kabupaten Tabalong Tahun 2023 ini.
Maka dari itu, lanjut Sudarjat, segala sesuatu yang menimpa kita pasti ada tujuan yang baik dan hikmah yang terselubung. Ketika berpikir positif, semua yang menimpa akan menjadi hikmah yang tak ternilai bagi kita semua.
Pemuda kelahiran Tabalong, 30 November 1998 ini suka membaca sejak duduk di bangku madrasah tsanawiyah kelas 2.
Buku pertama yang ia baca yaitu lentera motivasi yang berisi tentang motivasi untuk terus bangkit dari segala keterpurukan.
"Saking ber-impact-nya buku ini, saya bisa meraih juara 3 di kelas waktu itu," kata warga Tanjung, Tabalong ini.
Dalam hal membaca, Sudarjat melakukannya sore sehabis salat Ashar dan sebelum tidur. Untuk lama membaca biasanya tidak tentu, satu kali duduk bisa per bab atau per lima lembar.
"Manfaat yang didapat sangat banyak. Benar kata orang dahulu, buku adalah jendela dunia. Kita bisa melihat berbagai sudut pandang dengan buku yang kita baca, dengan begitu kita bisa berpikir logis dalam memecahkan masalah, tidak mudah terpancing dengan sekedar headline yang men-trigger, dan lebih bijak menggunakan lisan, pendengaran, dan tubuh kita untuk melakukan sesuatu," paparnya.
Urusan beli buku, biasanya dalam dua bulan ada satu buku yang dibeli. Buku sebelumnya dan yang akan dibeli biasanya ada kaitannya satu sama lain. Belanja bukunya secara offline dan online. Buku yang sering dibeli juga jenis yang real book, bukan e-book. Tapi untuk koleksi e-book juga ada dan dibeli lewat google playbook. Sekali belanja buku antara satu sampai tiga buku, tergantung dari tema dan genre bukunya.
Supaya betah membaca, menurut Sudarjat harus diawali dengan cinta, suka, dan penasaran. Maka cari sesuatu yang menjadi kesukaan tersebut.
Contoh saya suka pengetahuan yang berkaitan tentang pengembangan diri, maka saya akan mencari bahan bacaan yang berhubungan dengan hal tersebut.
Cari suasana yang nyaman dan tenang. Selalu sadari dan pahami tiap kalimat yang dibaca agar memahami maksud dari penulis.
Diskusikan dengan teman atau orang lain yang memiliki minat yang sama dalam membaca buku, sehingga kita bisa melihat dari berbagai sudut pandang tentang isi buku yang dibahas. (Salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sudarjat.jpg)