Berita Banjar
Tidak Pakai Raport Untuk Penerimaan Jalur Prestasi Untuk SPMB 2025, Ini Kata Kepsek dan Ortu Siswa
Pada SPMB 2025 baik jenjang Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA bakal tidak lagi mempertimbangkan nilai rapot peserta didik untuk jalur prestasi
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 baik jenjang Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA bakal tidak lagi mempertimbangkan nilai rapot peserta didik untuk jalur prestasi.
Itu ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Medikdasmen RI, Abdul Mu'ti.
Sebagai gantinya adalah nanti akan ada Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 1 Martapura, Yatim Dwi Margono, juga baru mendengar kebijakan baru tersebut.
"Yang jelas SPMB SMPN 1 Martapura, akan mengikuti Petunjuk Teknis (Juknis) yang terkini termasuk Jalur Prestasi," kata Yatim Dwi Margono, Jumat (7/3/2025).
Disampaikan Yatim Dwi Margono, kalau jika itu diterapkan perlu persiapan. Sebab bukan hanya dari jenjang SD mau masuk ke SMP, tapi peserta didik kelas XII juga musti dipersiapkan dan disosialisasikan hal itu.
"Kita akan ikuti arahan nanti," jalasnya.
Baca juga: Kemendikdasmen Keluarkan Aturan SPMB 2025 Jalur Domisili, Disdik Banjarmasin: Belum Terima Juknis
Baca juga: Atap SMPN Daha Barat yang Rusak Segera Diperbaiki, Disdikbud Pastikan Proses Belajar Tetap Berjalan
Sebab, diperkirakan Petujuk Teknis tersebut akan keluar April sebab setelah itu SPMB akan dimulai.
Begitu pula di jenjang SMA menurut Kepala SMAN 1 Martapura, Eko Sanyoto, mengatakan ikuti aturan main dari Mendikdasmen dan pastinya turunan dari itu yakni petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalsel.
"Kami masih nunggu juknis dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel," tegasnya.
Menurut orang tua siswa, Salehuddin kebijakan tersebut dirasa aneh. Sebab, menurut dia malah raport mestinya alat ukur akademik yang logis.
"Sebab dari itu bisa dilihat perkembangan akademik si anak. Dalam marapelajaran tertentu dia naik tidak, ada progres tidak, " jelasnya.
Namun, sambungnya, jika TKA maka itu ditentukan dalam alat ukur satu saja yakni ketika hari tes itu saja.
"Sebab, bisa ssja ketika di hari Tes dia kurang bisa. Tapi dia sebetulnya suka dengan mata pelajaran itu. Dan iru bisa digambarkan dari rapor di mata pelajaran itu," jelasnya.
Malah kritiknya, justru dengan TKA tersebut bisa dijadikan ajang 'permainan' untuk jalur prestasi.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
SPMB 2025
jalur prestasi
SMPN 1 Martapura
Banjarmasinpost.co.id
Meriah Puncak Peringatan HUT ke-75 Kabupaten Banjar, Ribuan Nasi Kabuli, Dibagikan Kepada Warga |
![]() |
---|
Ini Capaian Penting Periode ke-2 Kepemimpinan Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan Wakilnya |
![]() |
---|
Pembuatan Sambungan Jalan Tembus Mataraman- Sungai Ulin ke Arah Rantau, Ini Saran Gubernur Kalsel |
![]() |
---|
Bupati Banjar Sampaikan Capaian Positif Pembangunan, H Saidi Mansyur : Bukti Kerja Keras Bersama |
![]() |
---|
Menengok Kawasan Bisnis B’Walk Land di Kertak Hanyar Banjar, Ada Tempat Kuliner dan Sarana Olahraga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.