Book Lover
Bagi Faisal, Tak Cukup Usaha dan Keberanian
Faisal yang juga terpilih Duta Aksi Nusantara Nasional Kalsel, menjelaskan, melalui buku itu kita bisa memahami dan memperdalam spiritual.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Koleksi buku yang dimiliki pemuda ini antara lain Seni Merayu Tuhan, Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, The Power of Now dan Mindset.
Buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Al Ja’far adalah salah satu buku yang berkesan baginya. "Banyak manfaat yang bisa di ambil dari buku ini," kata siswa SMAN 1 Gambut kelas X ini.
Faisal yang juga terpilih sebagai delegasi Duta Aksi Nusantara Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, menjelaskan, melalui buku itu kita bisa memahami dan memperdalam tentang hubungan spiritual.
"Hubungan dengan Tuhan, selain itu buku ini juga mengajak kita untuk meningkatkan rasa cinta kepada Tuhan yang Maha Esa," ungkap pemuda kelahiran Gambut 16 Oktober 2008 tersebut.
Menurut Faisal buku yang ia baca sangat membantu dalam mengembangkan pemikiran dirinya.
Membaca juga membuatnya merasa bahwa pentingnya dunia literasi di era sekarang. Selain itu berkat membaca buku dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan, juga meningkatkan keterampilan serta pemikiran kritis.
Menurut pengurus Forum Anak tingkat kecamatan dan tingkat Kota Banjarmasin ini, ia suka membaca sejak usia 13 tahun.
"Saya sering di ajak teman untuk pergi ke perpustakaan, berliterasi. Sejak itulah minat saya untuk membaca muncul," kata Faisal yang juga Kepala Koordinator Divisi Humas Komunitas Generasi Motivator Indonesia.
Penghobi membaca, olahraga dan mendengarkan musik ini juga senang mengutip kata-kata motivasi dari berbagai tokoh dunia.
Usaha dan keberanian tidak cukup tanpa adanya tujuan dan arah perencanaan, adalah kutipan dari John F Kennedy yang menjadi moto Faisal.
"Saya biasanya membaca buku saat ada waktu luang dan sebelum tidur, saya tidak menargetkan berapa waktu yang saya habiskan, namun dalam satu hari pasti ada satu buku yang saya baca, entah itu satu hingga sepuluh lembar per harinya, saya lebih menerapkan untuk konsisten, bukan berapa lama saya membaca," katanya.
Tidak ada waktu pasti untuk Faisal membeli buku. Biasanya dia membeli buku jika memang ada buku yang ia suka dan ingin dibeli.
Faisal senang membeli buku offline karena menurutnya lebih menghargai sang penulis dan bisa melihat banyak buku bacaan untuk dipilih.
Dalam hal tips membaca, menurut Faisal pilihlah buku yang menarik. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan minat atau passion kita. Jika topik buku menarik, kita lebih mudah merasa terlibat.
"Pilih buku yang menarik. Baca buku sesuai minat agar tidak cepat bosan. Tentukan waktu dan tempat nyaman," katanya.
Cari suasana tenang dan waktu yang pas agar lebih fokus. Gunakan metode yang nyaman.
Bisa membaca buku fisik, e-book, atau audiobook sesuai preferensi. Mulai dengan target kecil, misalnya, 10-15 menit sehari agar tidak terasa berat.
"Catat hal menarik. Buat highlight atau catatan agar lebih terlibat dengan isi buku," tandasnya. (Salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Faisal-Atqiya.jpg)