Berita Banjar

Lima Jurusan SMK di Kalsel Ini Sudah Terapkan Pendidikan Empat Tahun, Cek Daftarnya

Terungkap di Kalsel cikal bakal SMK empat tahun ini rupanya sudah ada. Hanya saja penyebutannya setahun tambahannya adalah magang. 

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Irfani Rahman
Foto Disdikbud untuk BPost. 
TENGAH BELAJAR - Suasana pemberian materi Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Pekerja Tambang di SMK 1 Binuang.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah merencanakan sekolah vokasi yakni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri akan di perkotaan akan diberlakukan sekolah empat tahun. 

Ternyata di Kalsel cikal bakal SMK empat tahun ini rupanya sudah ada. Hanya saja penyebutannya setahun tambahannya adalah magang. 

"Di Kalsel lima SMK yang menerapkan sekolah empat tahun dari total 127 SMK negeri maupun swasta, " jelas  Plt Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Fachrul Rizal, Selasa (15/4/2025).

Bahkan lima SMK Negeri tersebut sudah tersedia tahun ketiga, sejak piloting sejak 2018.

Dirincikannya, lima SMK tersebut yakni, SMKN 2 Banjarmasin, jurusan furnitur, SMKN 5 Banjarmasin jurusan mekatronika (robot), SMK  Sabumi Banjarbaru, SMKN 1 Binuang, dan SMKN 4 Tanah Bumbu, yang ketiganya jurusannya adalah geologi tambang. 

Baca juga: Jalan Sekumpul Martapura Akan Diperlebar, Bikin Drainase Sepanjang 938 Meter

Baca juga: Polda Kalsel Ciduk Pemuda Asal Jakarta, Ancam Menyebarkan Foto Asusila Anak di Bawah Umur

"Jadi siswa di jurusan di SMK tersebut empat tahun. Tahun ke empat adalah magang. 
Sebelum kurikulum merdeka itu ada disebutnya magang. Namun kini ada yang magang dan sebagian praktik kerja lapangan," jelasnya.

Jika ini oleh Kemendikdasmen atau pusat mau diperluas atau ditambah maka ini bagus. 

Namun tentunya ini juga harus diselaraskan dengan dunia industri. 

"Sebab, SMK empat tahun iru garus selaras dengan industri yang memintanya. Mereka setelah lulus sangat diprioritaskan untuk kerja di industri yang berkolaborasi itu. Karena kelebihan siswa di empat tahun itu dia ada praktik lebih banyak, dan derajatnya hampir mendekati D1," jelasnya. 

Beragam tanggapan mengenai rencana Sekolah Kejuruan akan berlangsung selama empat tahun. 

Menurut, Kepala SMKN 1 Martapura,  Norma Rianti, apapun yang di canangkan oleh Pemerintah Pusat pasti sudah dalam kapasitas survei hasil data dan pengamatan.

Pada dasarnya SMK membentuk manusia Indonesia untuk lebih terampil, kreatif dan inovatif karena terpupuk karakteristik kewirausahaan nya.

"Selama ini SMK diharapkan menjadi sekolah yang mempersiapkan peserta didiknya untuk siap kerja dan tampil di semua jenis pekerjaan sesuai dengan kompetensi nya," jelasnya. 

Disampaikan dia, di SMKN 1 Martapura berdasarkan data tahun lalu hampir 50 persen lulus  di sekolahnya memilih untuk melanjutkan studi ke jenjang D3/S1.

Sedangkan sekitar 30 persen bekerja di berbagai sektor industri mikro dan makro yang mengkualifikasikan ijazah SMK, dan sisa nya memilih untuk berwirausaha dan ada juga yg memilih untuk menikah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved