Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka, Reading Comperhension: Task 1 and 2

Berikut kunci jawaban soal mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka.

Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Mariana
Guru SMAN 1 Jorong/Nurkarimah Al Itsnaini
ULANGAN - Aktivitas siswa kelas X SMAN 1 Jorong sedang Ulangan Akhir Semester 2 di ruang kelas. Berikut kunci jawaban soal mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut kunci jawaban soal mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka.

Soal Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka bagian Reading Comperhension: Task 1 and Task 2.

Soal Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka di bawah ini dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran siswa.

Sebaiknya, siswa membaca dan menjawab soal terlebih dahulu untuk mengukur kemampuannya.

Siswa belajar dengan latihan soal dari contoh soal materi mata pelajaran Bahasa Inggris.

Baca juga: Ragam Quotes Hari Bumi 2025, Cocok Dibagikan di Media Sosial, Ajakan Lestarikan Planet Tercinta

Baca juga: Ambisi Transfer Don Carlo di Real Madrid Menjadi Jadi, Hadapi Duo Manchester Buru Mirip Zidane

Siswa belajar dengan contoh soal latihan yang disiapkan dari ragam pertanyaan tersebut.

Selain untuk latihan soal Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka bagi peserta didik, guru pun dapat memanfaatkannya sebagai referensi saat mengerjakan soal tersebut.

Kunci jawaban ini diharapkan dapat membantu orangtua dalam memandu proses belajar anak.

Inilah kunci jawaban soal Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 145, 146, dan 147 Kurikulum Merdeka bagian Reading Comperhension: Task 1 and Task 2.

Halaman 145 dan 146

READING COMPREHENSION

CUT NYAK DHIEN

Cut Nyak Dhien was a leader of the Acehnese guerrilla forces during the Aceh War. She was born in Lampadang in 1848.

Following the death of her husband Teuku Umar, she led guerrilla actions against the Dutch for 25 years. She was awarded the title of Indonesian National Hero on 2 May 1964 by the Indonesian government.

Cut Nyak Dhien was born into an Islamic aristocratic family in Aceh Besar. Her father, Teuku Nanta Setia, was a member of the ruling Ulèë Balang aristocratic class in VI mukim, and her mother was also from an aristocratic family.

She was educated in religion and household matters. She was renowned for her beauty, and many men proposed to marry her.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved