Tribun Smart
Monalisa: Satu Pohon, Satu Kehidupan
Monalisa yang belajar di jurusan Asisten Keperawatan di SMKN 2 Amuntai, Hulu Sungai Utara, bertekad membantu banyak orang tanpa pengecualian.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Saat ini ia belajar di jurusan Asisten Keperawatan. Ketertarikannya dengan dunia perawat karena pekerjaan yang mulia, memberikan dampak positif bagi banyak orang yang dirawat di rumah sakit.
Monalisa yang belajar di jurusan Asisten Keperawatan di SMKN 2 Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), bertekad membantu banyak orang tanpa pengecualian.
"Segala kalangan, tanpa melihat status. Sebab manusia yang baik itu adalah yang bermanfaat bagi orang lain," ungkapnya.
Sambil terus menimba ilmu, Monalisa juga mengasah kemampuan dengan mengikuti beberapa pemilihan duta yang di antaranya ia terpilih.
Monalisa adalah Duta Inisiatif Indonesia angkatan ke-6, salah satu program kerjanya yaitu penanaman pohon.
Satu pohon, satu kehidupan, merupakan konsep yang menekankan pentingnya pohon bagi keberlangsungan hidup di bumi.
"Duta Inisiatif adalah media saya memberikan dampak positif bagi lingkungan. Program satu pohon satu kehidupan saya sosialisasikan kepada peserta didik di setiap sekolah antara lain dan SDN Murung Sari 1 dan 5," paparnya.
Dari sosialisasi dan penanaman pohon, sejak dini anak-anak diberi pemahaman mengenai peran vital pohon dalam menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, dan menjaga keseimbangan ekosistem.
"Penanaman pohon dapat membantu mengatasi masalah perubahan iklim dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," jelasnya.
Kemudian terpilih sebagai Duta GenRe (Generasi Berencana) 2024, ini adalah perwujudan remaja yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku sebagai remaja untuk mempersiapkan perencanaan yang matang dalam kehidupan berkeluarga.
"Duta GenRe sebagai tokoh teladan dan motivator di kalangan remaja, serta berperan dalam menyosialisasikan kesadaran kesehatan reproduksi dan memberikan inspirasi untuk menjadi remaja yang berencana," jelasnya.
Selain itu, Monalisa juga menjabat Pelajar Penggerak Merah Putih Angkatan 2, yang dibentuk oleh Komunitas Mitra Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yaitu Merdeka Mengajar Pelajar.
Pelajar Penggerak Merah Putih adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan (skill) dan membangun jejaring antar pelajar di seluruh Indonesia.
"Gerakan ini bertujuan untuk mempersiapkan pelajar menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang," terang Monalisa.
Program ini memberikan pelatihan dan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan mereka di berbagai bidang, misalnya keterampilan soft skill, digital skill, dan keterampilan khusus lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Monalisa-Duta-Inisiatif.jpg)