Book Lover
Walau Selembar Tapi Paham
Mulai suka membaca sejak duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas tiga. Awalnya Syamsi membaca komik kecil hadiah di kerupuk instan.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Mulai suka membaca sejak duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas tiga. Awalnya Syamsi membaca komik kecil hadiah di kerupuk instan.
Pria bernama lengkap Muhammad Syamsi Wal Qamar ini makin gemar membaca saat di sekolahnya dibuka perpustakaan.
"Awal-awalnya itu membaca buku yang ada gambarnya dan lama kelamaan suka membaca buku yang hanya tulisan saja," jelasnya.
ini sekarang suka membaca buku yang bertema misteri, biografi negeri, kebudayaan, dan juga tokoh tokoh yang mengispirasi agar berkembang lebih maju lagi.
"Dan untuk sekarang ini saya sering membaca buku lewat Hp karena mudah dicari dan juga buku apa yang kita mau ada di situ," ujar pemuda kelahiran Tabalong, 6 November 2002 ini.
Syamsi biasanya membaca buku hampir setiap hari karena sebagai bahan mengajar di sekolah.
"Adapun untuk membaca novel dan cerpen biasanya saat waktu luang atau tidak ada kesibukan di sekolah," kata sarjana S1 Pendidikan Agama Islam ini.
Dalam sehari ia membaca buku, biasanya 1-2 lembar saja, supaya paham dengan dengan apa dibaca. Dan ia berprinsip walau selembar yang penting paham isi buku.
"Manfaat membaca buku bagi saya sangat bermanfaat, salah satunya adalah memperluas wawasan dan pengetahuan, baik tentang dunia, sejarah, budaya, maupun kehidupan sehari-hari," kata Duta Inisiatif Indonesia Batch 7 tahun 2024 ini.
Selain itu membaca juga melatih daya pikir dan imajinasi, terutama saat membaca. Ia juga merasa lebih mudah memahami berbagai sudut pandang dan menjadi lebih terbuka terhadap perbedaan.
"Sekarang saya lebih suka membaca buku lewat Hp. karena memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk membaca tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk membaca buku," jelas Sekretaris Rumah Pustaka ini.
Syamsi juga belanja buku secara online karena lebih praktis dan hemat waktu. Dan juga untuk harga buku di online jauh lebih murah dari pada offline, sangat cocok untuk untuknya yang suka berhemat.
Koleksi yang dimiliki Syamsi antara lain, Andai itu Takdirnya karya Siti Rosmizah, Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, Habibie dan Ainun karya Yusuf Habibie, Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan 7 Hari Mencintaiku karya Siti Rosmizah Semail.
Menurut Syamsi, setiap buku memiliki kesan yang bermanfaat dan juga memberikan ilmu yang mendalam, salah satu buku yang menurutnya memberikan kesan dan pesan hingga memotivasinya menyelesaikan kuliah yaitu Laskar Pelangi.
"Buku itu mengisahkan perjuangan anak miskin di Belitung untuk mendapatkan pendidikan yang seadanya dan dengan perjuangan belajar yang luar biasa mereka bisa mengubah hidup mereka dengan pendidikan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Muhammad-Syamsi-Wal-Qamar.jpg)