Book Lover
Berkat Buku, Huda Terbantu Saat Ambil Keputusan
Syamsul Huda suka membaca buku pelajaran dan edukasi yang dapat mengembangkan pengetahuan.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Pemuda ini suka membaca buku pelajaran dan edukasi yang dapat mengembangkan pengetahuan, hal ini sesuai dengan pendidikannya di bidang kejuruan.
Syamsul Huda saat ini berkuliah di Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin.
Ia memiliki koleksi antara lain buku edukasi ekonomi Technical Analysis Mega Profit dan Fundamental Economic.
"Buku paling berkesan bagi saya adalah Technical Analysis Mega Profit karena saya sangat dapat mendalami dan mengetahui semua tentang hal cara analisa market saham untuk membantu saya dalam mempertimbangkan keputusan Investasi yang ingin saya simpan sebagai aset," alasannya.
Lanjutnya, buku karya Edianto Ong ini membahas tentang teknik dan cara penggunaan analisis teknikal dalam dunia saham, dengan bahasa yang mudah dipahami dan dilengkapi gambar.
Buku yang cocok untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman dalam investasi saham.
Dijelaskan pula berbagai aspek analisis teknikal, termasuk indikator-indikator yang umum digunakan seperti moving average, RSI, Bollinger Bands, MACD, dan lainnya. Selain itu, membahas tentang cara membaca grafik saham dan volume perdagangan.
Pemuda kelahiran Banjarmasin pada 7 Agustus 2005 ini suka membaca sejak berusia 11 tahun diawali buku cerita.
Syamsul biasanya membaca buku untuk mengisi waktu senggang. Baginya untuk berapa lama adalah tergantung waktu senggang yang saya bisa dimanfaatkan.
"Misal saat weekend, membaca bisa dari siang sampai malam tapi ada waktu istirahatnya," tukas Juara Runner-Up Exhibition Games DBL 2019 South Kalimantan Series ini.
Sangat banyak manfaat yang didapatkan dalam membaca buku, antara lain melatih literasi dan berpikir kritis untuk memahami sesuatu.
Mengenai beli buku, menurutnya tidak ada waktu pasti. Biasanya ia membeli buku jika memang ada buku yang ia suka dan ingin mau dibeli.
Baginya membeli secara offline lebih bagus karena dapat melihat langsung dan mempertimbangkan untuk membeli. "Namun jika buku yang saya inginkan tidak tersedia di daerah tempat tinggal saya, maka saya akan membeli secara online," pungkas pemilik moto pengalaman adalah guru terbaik untuk menjadi lebih maju di masa yang akan datang.
Syamsul Huda memberikan saran agar carilah buku yang dapat memberikan manfaat besar bagi hidup kita dan kita tidak pernah bosan untuk membaca buku tersebut.
"Susun waktu yang tepat untuk membaca, agar otak tidak terbebani dan nyaman untuk mempelajari buku yang dibaca," lanjutnya.
Waktu dimaksud adalah saat kita tak ada pekerjaan lain alias sedang santai, kemudian cari tempat yang nyaman.
"Berikan kesan tentang buku yang telah kita baca dan tanya pendapat orang lain tentang buku yang telah kita baca juga untuk saling sharing atau memberikan tanggapan tentang buku yang telah dibaca," tandasnya. (Salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Syamsul-Huda.jpg)