Berita Batola

Kronologi 2 Rumah di Desa Kambat Batola Terbakar, Api Terlihat Pertama dari Bagian Dapur  

Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Sungai Kambat Kabupaten Barito Kuala, api disebut berasal dari dapur salah satu korban kebakaran

Tayang:
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Irfani Rahman
Foto kiriman Yusma UPT Damkar Batola
JAGO MERAH - Kebakaran di Desa Sungai Kambat, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dua rumah warga yang ada di Desa Sungai Kambat Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala (Batola) ludes terbakar, dalam musibah kebakaran yang terjadi Senin (21/7/2025) dinihari.

Adapun dua buah rumah warga yang jadi korban dalam peristiwa tersebut, masing-masing rumah milik Sarinah dan Ardiansyah.

Kebakaran sendiri diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.20 Wita, hingga kemudian api pun saat ini dengan cepat merembet karena rumah terbuat dari bahan kayu.

Relawan dan personel BPK yang ada di seputaran Batola, pun langsung berdatangan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

Setelah kurang lebih 30 menit sempat berkobar, api pun akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan. Dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca juga: 2 Parang dan 1 Belati Jadi Bukti dalam Kasus Istri Penggal Kepala Suami di Paramasan Banjar

Baca juga: Polisi Beber Kronologi Mobil Tabrak Pohon di Sungai Raya HSS, Begini Kondisi Korban Selamat

Adapun kronologi kebakaran ini sendiri, bermula dari pemilik rumah yakni Sarinah terbangun mendengar suara, seperti ada benda yang sedang terbakar di bagian dapur rumahnya.

"Kemudian saksi membuka pintu dapur, dan dilihatnya sudah penuh asap dan api," ujar Kapolsek Cerbon, Iptu Very Wahyudi.

Menyadari bagian dapur rumahnya terbakar, lantas saksi keluar rumah bersama anaknya dan meminta pertolongan.

"Tapi api cepat menjalar karena rumah terbuat dari kayu papan. Kemudian air sungai sedang surut," jelasnya.

Disinggung mengenai dugaan penyebab terjadinya kebakaran, Iptu Very pun menerangkan masih dalam proses penyelidikan.

"Masih dalam proses penyelidikan. Dan dugaan sementara diperkirakan karena korsleting," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved