Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PKN Kelas 8 SMP/MTs Hal 118 Kurikulum Merdeka, Uji Kompetensi

Berikut kunci jawaban dan penjelasan soal latihan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas 8 SMP/MTs kurikulum merdeka, halaman 118.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Rahmadhani
Istimewa
KUNCI JAWABAN - Ilustrasi kegiatan literasi sekolah di SMPN 12 Kota Banjarbaru. Berikut kunci jawaban dan penjelasan soal latihan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas 8 SMP/MTs kurikulum merdeka, halaman 118. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut kunci jawaban dan penjelasan soal latihan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas 8 SMP/MTs kurikulum merdeka, halaman 118.

Kunci jawaban PKN kelas 8 halaman 118 akan membahas perihal latihan soal uji kompetensi dari Bab IV tentang Jati Diri Bangsa dan Kebudayaan Nasional.

Kunci jawaban ini diharapkan bisa membantu siswa dan pendamping mengerjakan latihan halaman 118 Kurikulum Merdeka sesuai dengan buku PKN kelas 8.

Diharapkan siswa bisa mencari jawaban sendiri dari setiap soal yang disajikan.

Cermatilah peristiwa-peristiwa di bawah ini. Lalu, tuliskan pendapatmu untuk menjawab persoalan yang diajukan.

1. Pada sebuah sekolah terdapat beberapa kegiatan ekstrakurikuler. Secara umum ada seni tari dan seni bela diri. Tari Tango asal Argentina ternyata lebih menarik para siswi untuk mendaftar, sementara pendaftar Tari Saman asal Aceh relatif sepi pendaftar. Sementara, pada seni bela diri, ekstrakurikuler karate lebih digemari daripada pencak silat merpati putih.

Bagaimana pendapat kalian terhadap fenomena di atas? Apa solusi yang kalian tawarkan agar budaya nasional lebih banyak diminati oleh siswa dan siswi di sekolah tersebut?

Baca juga: Kunci Jawaban Mapel IPS Kelas 7 SMP/MTs Halaman 100 dan 101 Kurikulum Merdeka, Uji Kompetensi Uraian

Baca juga: Kunci Jawaban Informatika Kelas 8 SMP Halaman 175 dan 176 Semester 2 Kurikulum Merdeka, Soal Asesmen

Jawaban:

Agar budaya Indonesia tetap menonjol, skeolah bisa memperbanyak berbagai jenis ekstrakulikuler nasional seperti beragam tarian tradisional, karawitan dan lain sebagainya.

Pihak sekolah juga bisa memfasilitasi siswa untuk mengikuti lomba-lomba kebudayaan.

Solusi terakhir yakni, pihak sekolah bisa meniadakan ekstrakulikuler yang tidak mengandung unsur budaya Indonesia untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Indonesia.

2. Ada seorang pelajar yang lolos program pertukaran budaya ke Korea Selatan. Pelajar ini memang sangat menggemari budaya Korea Selatan. Namun, pada sisi lain, ia kurang mengenali budaya nasional, bahkan budaya lokal asal daerahnya. Menurut kalian, bagaimana sebaiknya sikap pelajar ini? Apakah pelajar ini sebaiknya membatalkan program pertukaran budaya tersebut dan mengenali terlebih dahulu budaya nasional atau seperti apa?

Jawaban:

Sebaiknya, pertukaran budaya ke Korea Selatan itu tetap dilakukan, dan pelajar tersebut juga memperlajari budaya Indoensia untuk dikenalkan di Korea.

Hal tersebut akan membuat pertukaran budaya tersebut sesuai dengan tujuannya, yakni kita bisa mengenalkan budaya kita sendiri ke Korea.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved