Serambi Ummah
Mitos Safar Bulan Sial, MUI: Semua Bulan dan Hari Baik
Beberapa masyarakat berkeyakinan, Safar merupakan bulan bala yang mendatangkan banyak kesialan dan musibah. Begini pandangan Islam.
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Mariana
Ditanya apakah ada teladan di zaman Nabi terkait kondisi ini, disampaikan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Nabi bersabda, “Jangan kalian takut, bahkan termasuk takut kepada bulan-bulan Safar.”
Dulu, orang-orang Arab Jahiliyah kalau sudah bulan Safar, mereka mengutuk bulan tersebut, takut akan kedatangan bulan itu, seakan-akan bulan itu bulan yang buruk. Bahkan, orang-orang Arab Jahiliyah dulu tidak berani keluar rumah, apalagi berkaitan dengan Rabu terakhir bulan Safar.
“Nabi mengatakan, semuanya sama.
Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyampaikan yang penting keluarnya itu di jalan yang baik dan diridhai Allah.
Mengerjakan amalan selama tidak melanggar syariat itu boleh, kecuali melanggar
itu tidak boleh seperti yang saya sebutkan sebelumnya,” katanya.
Maka, bulan Safar, sebagaimana Ramadan menjadi istimewa dengan puasa Ramadan, adapun bulan Safar itu menjadi peringatan. (rin)
| Ulama Idealnya Tidak Meminta, Ustadz H Abdul Hafiz Ungkap Rahasia Jaga Keikhlasan |
|
|---|
| Membantu Tak Harapkan Imbalan, Ustadz Hadi Purwanto Pegang Prinsip Pandai Bersyukur |
|
|---|
| Hukum Jasa Makelar dalam Islam, Ustadz Abdul Karim Ingatkan Syariat Jual Beli |
|
|---|
| LGBT Bukan Fitrah Manusia, Jelas Haram, Ustadz Zulkifli : Penyimpangan dan Dosa Besar |
|
|---|
| Hukum Biaya Tukar Uang, Ustadz Musthofal Fitri : Bedakan Nilai Tukar dan Upah Jasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bulan-safar_20181003_142220.jpg)