Mom and Kids
Ajari Anak Menjaga Attitude dan Etika
Semua orangtua pasti ingin anaknya berprestasi, demikian halnya Ridwan Adam dan istrinya, Sri Endang Pujiastuti terhadap putri mereka.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
Semua orangtua pasti ingin anaknya berprestasi, demikian halnya Ridwan Adam dan istrinya, Sri Endang Pujiastuti terhadap putri mereka Fernitta Maharani.
Keluarga yang tinggal di Jl Perdagangan, Kompleks HKSN Permai, Banjarmasin Utara tersebut, berkomitmen tidak memaksakan anak namun tetap diarahkan.
"Kami sebagai orangtua berprinsip kepada anak-anak untuk mengajarinya menjadi karakter mandiri, menjadi jati diri sendiri, tidak pernah memaksakan. Apa yang anak mau dan anak sukai maka pelajarilah dengan hati yang senang," ujar Sri.
Sebagai orangtua hanya bisa mendukung kemampuan anak semampunya dan semua dikembalikan ke jati diri anak.
"Karena support orangtua yang bikin anak semangat dan tidak ada keterpaksaan," jelas Sri.
Sejauh ini upayanya adalah anak terus rajin berlatih melalui les vokal, sekolah akting dan sekolah model.
Kemudian di rumah juga meluangkan waktu setiap harinya antara 30 menit sampai satu jam untuk terus berlatih, selain belajar akademik.
Fernitta yang lahir di Banjarmasin 20 Juli 2014 dan bersekolah di SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, memang punya hobi menyanyi, main musik, acting dan modeling.
Prestasi banyak antara lain juara satu vokal di bermacam lomba menyanyi, juara tiga lomba bakisah bahasa Banjar, juara dua main biola.
"Kami selalu mengajari anak bahwa saat berlomba atau bertanding jangan selalu berharap menang, tapi selalu mencari pengalaman. Kalau menang, itu bonus. Jadi anak saat menang ia puji syukur tapi kalau kalah tidak jadi masalah, tetap terus berlatih," papar Sri.
Sri dan suami juga selalu mengarahkan atau mengingatkan Fernitta dengan cita-citanya. Dan sebagai orangtua juga ikut berlatih dan belajar, namun saat anak merasa lelah tidak memaksakan, sekali waktu juga diajak diskusi bersama.
Selain berlatih dan belajar, Fernitta juga diberi waktu istirahat yang cukup. Orangtua juga mengajak dia senang, apa yang dia mau sebatas itu baik, dipersilakan agar dia tidak merasa terbebani.
"Semua berjalan dengan santai, waktu bermain pun tetap ada," tukas Sri.
Selain prestasi, nilai utama yang ditekankan pada anak adalah attitude dan etika. Dan kalau mau sukses maka di mana pun berada jagalah attitude jangan sombong, jangan merasa paling bisa.
Selama ini dia juga selalu diskusi dengan anak, mengajak bicara, karena semua anak sama punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sri-Endang-Pujiastuti-dan-sang-anak-Fernitta-Maharani.jpg)