Sukses Story
Berani Terima Berbagai Tantangan
Sejatinya pria ini seorang sineas. Ia menggali ilmu sinematografi hingga bangku kuliah di pulau Jawa.
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejatinya pria ini seorang sineas. Ia menggali ilmu sinematografi hingga bangku kuliah di pulau Jawa. Walaupun kemudian diakuinya berkarier sebagai seniman film di daerah ternyata tergolong sulit.
Namun siapa sangka, bidang sorot menyorot kamera dan mengolah visual secara artistik yang dianggapnya tak bisa dikembangkan di daerah, malah membawanya sukses ke jenjang karier yang sebelumnya tak pernah ia pikirkan.
Begitulah perjalanan hidup H Afrizaldi yang kini menggeluti dunia bisnis dengan beberapa anak perusahaan. Dan untuk mengetahui kisahnya, berikut petikan wawancaranya.
Bisa diceritakan latar belakang pendidikan Anda?
Background pendidikan saya Akademi Manajemen Informatika dan Komputer atau AMIK Banjarmasin. Jadi, keilmuan saya di bidang informatika komputer.
Kemudian, saya melanjutkan kuliah perfilman di Yogyakarta. Namun setelah pulang ke banua ternyata niat saya menuangkan ilmu sinematografi agak susah.
Lantas, bagaimana Anda tetap berupaya agar ilmu Anda tetap bisa menjadi modal merintis profesi sebagai sineas?
Saya menggunakan kemampuan dengan membikin visual-visual yang berhubungan dengan potensi daerah, dari situ saya sering kerja sama dengan pemerintah daerah.
Alhamdulillah kemampuan saya juga bermanfaat untuk membuat company profile dan juga profil tokoh besar, termasuk H Muhidin yang waktu itu selalu wali kota Banjarmasin.
Jadi, visual yang saya kerjakan tujuannya menjaga elektabilitas beliau yang berhubungan dengan kinerja sebagai kepala daerah.
Pada 2010, saya juga pernah kerja sama dengan Fox Indonesia sebuah lembaga konsultan politik untuk belajar mengemas posisi seseorang untuk dinaikan elektabilitasnya, membranding, dijaga performanya.
Jadi, dikolaborasikan dengan ilmu sinematografi bagaimana membuat angle bagus, visual menarik. Saat itu belum marak media sosial, jadi penayangan menggunakan siaran televisi.
Karena, beberapa kali membuat profil beberapa kepala daerah, membuat saya memiliki banyak jaringan.
Apa proyek besar Anda dalam membranding seorang figur?
Pada 2015, H Muhidin mencalon gubernur Kalsel bersama H Gusti Farid Hasan Aman, sebagai calon wakilnya. Saya membranding calon tersebut dengan konsekuensi memiliki lawan politik yang berat.
Saya ambil sisi humanisnya, sehingga sosok H Muhidin bisa dikenal luas, menarik simpati masyarakat. Walaupun belum berhasil memenangkan kontestasi politik namun secara pencapaian berhasil membuat framing figurnya dikenal luas, terbukti perolehan suara sangat bersaing.
Bagaimana selanjutnya perkembangan profesi Anda?
Pasca Pilkada itu, saya sempat vakum setahun. Kemudian pada 2016 saya diajak H Muhidin bergabung di partai politik yang beliau pimpin, PAN.
Ini sebuah tantangan bagi saya, namun berbekal pengalaman pernah bekerjasama dengan lembaga konsultan politik dalam bidang sinematografi maka tawaran berpolitik saya terima.
Melihat keseriusan saya mengurus partai, lantas saya ditawari H Muhidin untuk mengembangkan kemampuan politik menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Banjarmasin.
Tantangan baru lagi. Saya yang sebelumnya bekerja menyutradarai sekarang harus menjadi pemeran, harus membuat panggung sendiri, memperkenalkan diri sendiri. Sebuah kecanggungan awalnya, karena terbiasa yang diperkenalkan itu adalah figur orang lain.
Bagaimana Anda menjawab tantangan di bidang politik?
Syukurlah daerah pemilihan saya adalah wilayah yang berpotensi dukungan suara untuk saya. Saya punya banyak keluarga di Dapil tersebut, banyak teman, banyak relasi, ditambah pernah berkegiatan sosial dan sukses membenahi lingkungan
Saya beri keyakinan pada masyarakat untuk mewakili mereka di gedung wakil rakyat. Janji politik saya adalah perbaikan infrastruktur, bidang sosial dan lainnya.
Alhamdulillah, dari 11 orang caleg di Dapil tersebut, suara saya tertinggi. Bahkan untuk di Banjarmasin juga tinggi perolehannya, padahal saya pemula.
Selama lima tahun menjabat, saya dikenal banyak orang dan saya pun banyak menyelesaikan janji politik. Saya semakin yakin periode berikutnya punya basis suara dan menang periode kedua terpilih lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/H-Afrizaldi.jpg)