Mom and Kids

Jasmine Aktif Melakoni Modeling Kurangi Gadget

Jasmine Al Karima ini suka bergaya di ajang fashion show. Prestasinya pun tak hanya di daerah tapi juga nasional.

Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Jasmine Al Karima yang aktif modelling bersama sang ibu. 

Gadis cilik bernama Jasmine Al Karima ini suka bergaya di ajang fashion show. Prestasinya pun tak hanya di daerah tapi juga nasional.

Aktivitas Jasmine mendapat dukungan penuh dari kedua orangtuanya, Hendra Rahmatullahi dan Najmatul Huda, warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

"Keaktifan di bidang modeling, setidaknya bisa mengurangi anak kecendurangan bermain handphone," alasan Najma.

Bakat Jasmine terlihat bakatnya di usia enam bulan, Jasmine yang kelahiran 8 September 2017 sangat fotogenik. 

Beranjak usia satu tahun penampilannya di TikTok sudah FYP alias masuk halaman rekomendasi video.

Menurut sang ibu, modeling dapat melatih anak tampil percaya diri. Dari belajar teknik penampilan dan runway juga bisa melatih berinspirasi.

"Sangat bangga sekali melihat Jasmine melalui modeling bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah serta menambah jam terbang," kata Najma.

Najma selalu support atas hal apapun terhadap gadis kecilnya yang kini duduk di kelas dia SD Murung Sari 2 Amuntai tersebut.

Satu hal yang selalu diajarkan kepada Jasmine adalah jangan lupa berdoa sebelum tampil kemudian lakukan semaksimal mungkin.

Jasmine yang juga suka menari dan suka bermain punya cita-cita ingin jadi model atau artis terkenal.

Disadari sang ibu, meski demikian harus diimbangi antara sekolah dan dunia modeling. Sebab itu untuk belajar di rumah didatangkan guru les.

"Tantangan terbesar melakoni modeling adalan tertinggal pelajaran, karena harus lomba keluar kota, tapi alhamdulilah bisa menyusul ketinggalan karena guru tahu dan mendukung prestasi dan hobi Jasmine," kata Najma.

Najma juga bersyukur sekarang kedua bidang yakni minag bakat dan akademjs berjalan dengan lancar.

Dalam hubungan dengan anak, Najma berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung dengan membangun ikatan yang kuat.

"Komunikasi yang terbuka, dan dukungan emosional," tandas Najma.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved