Helikopter Jatuh di Tanahbumbu
Upaya Tim Mencari Helikopter Jatuh di Mantewe Tanahbumbu: Naik Bukit, Masuk Hutan yang Tak Terjamah
Tim SAR gabungan yang mencari titik jatuhnya helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air di Tanahbumbu menghadapi medan yang cukup sulit
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang mencari titik jatuhnya helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air menghadapi medan yang cukup sulit.
Berangkat dari posko SAR yang berada dekat Air Terjun Mandin Damar, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan dengan jumlah 21 orang pada Senin (1/9/2025), tim terdiri dari 7 anggota Brimob, 3 orang anggota Basarnas, 2 orang jurnalis, dan 8 orang warga.
Dari titik posko tersebut, berdasarkan GPS kalau ditarik lurus jaraknya hanya sekitar 4 Kilometer lebih dari titik akhir komunikasi dengan helikopter tersebut.
Namun realita di lapangan tidaklah sedekat itu, berangkat sekitar jam 17.00 Wita, tim harus menyusuri sungai yang cukup panjang.
Baca juga: Kesaksian Warga Soal Helikopter Diduga Jatuh di Mantewe Tanahbumbu, Dengar Suara Seperti Guntur
Ditargetkan malam itu, sampai di titik koordinat 3° 6'54.58"S 115°41'21.62"E letak helikopter terakhir hilang kontak.
Sekitar jam 18.20 Wita, terdengar suara adzan dari salah satu handphone tim masih melaju berjalan menuju titik tersebut karena berdasarkan GPS tersisa sekitar kurang dari tiga kilo.
Tim pun terus berjalan dengan medan yang cukup sulit, yaitu menaiki bukit, lalu menuruni lembah tersebut.
Total ada dua lembah yang dilalui hingga sampai ke pinggir sungai atau kaki bukit yang diduga menjadi tempat sebagai tempat jatuhnya helikopter tersebut.
Tim pun terus bergerak maju naik keatas, bukit tersebut sambil memperhatikan arah melalui GPS yang dibawa.
Bukit tersebut seperti belum pernah dilewati oleh manusia, karena tim ini harus membuka jalan sendiri, menebas semak semak hutan untuk dijadikan jalan menuju titik yang dituju.
Vegetasi hutan yang masih asri sedikit membuat tim sedikit kewalahan untuk meneruskan perjalanan.
Lebih dari 1 Km tim berajalan dari sungai bawah bukit, dengan kemiringan yang cukup ekstrim dan menanjak terus mengarah ke puncak bukit tersebut, sesuai arah GPS.
Sampai di pertengahan bukit, bahkan signal yang sebelumnya tidak ada kini mulai muncul di hadpone tim, yang menggunakan jaringan Telkomsel. Ini menunjukkan tingginya bukit yang mereka naiki. Semakin tinggi semakin kuat jaringannya.
Sekitar jam 22.00 Wita, tersisa sekitar 750 meter lagi berdasarkan GPS dari titik lokasi, baterai dari alat tersebut habis dan tidak berfungsi lagi. Sehingga tim memutuskan berhenti di bukit ini.
Tim napak kelelahan saat mendaki ini, tenaga telah terforsir habis, dan bekal air dan makanan pun telah habis.
Kecamatan Mantewe
Kabupaten Tanahbumbu
Kalimantan Selatan
Berita Banjarmasinpost Hari Ini
helikopter jatuh
TribunBreakingNews
| Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Tanahbumbu Kalsel Teridentifikasi, Pilot Dikenali Lewat DNA |
|
|---|
| 3 Warga Asing Korban Helikopter Jatuh di Tanahbumbu Kalsel Teridentifikasi, Dari Data Medis Gigi |
|
|---|
| RS Bhayangkara Banjarmasin Bersiap Terima Jenazah Korban Heli Jatuh di Tanah Bumbu |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Black Box Helikopter Jatuh di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Ditemukan |
|
|---|
| Fakta Ditemukannya Helikopter yang Jatuh di Hutan Mantewe Kalsel: Kendala Cuaca—Kondisi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pencarian-helikopter-tipe-BK117-D3-milik-Eastindo-Air-7.jpg)