Helikopter Jatuh di Tanahbumbu

Pencarian Helikopter Jatuh di Tanahbumbu Masuki Hari Ketiga, Tim SAR Bergerak ke Titik Baru

Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan helikopter yang diduga jatuh di kawasan Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Tanahbumbu

Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin
PENCARIAN HELIKOPTER- Tim SAR melakukan pencarian korban dan badan helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air, yang diduga jatuh di kawasan pegunungan meratus Kecamatan Mantewe, Kabupaten TanahBumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9/2025). Tim Sar di hari ketiga pencarian ini menuju ke titik baru di Desa Emil Baru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan terus berupaya menemukan korban dan badan helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air yang diduga jatuh di kawasan Pegunungan Meratus, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banjarmasin, Arianto, menyatakan bahwa tim telah dikerahkan ke titik koordinat awal yang diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Namun, pencarian di sekitar lokasi tersebut tidak menemukan tanda-tanda jatuhnya helikopter.

"Dari pencarian di sekitar titik terakhir komunikasi tersebut, tim tidak menemukan tanda-tanda dari jatuhnya helikopter itu," kata Arianto, Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Pencarian Helikopter Diduga Jatuh di Mantewe Tanahbumbu Terkendala Hujan, Tim Pencari Tidur di Hutan

Baca juga: Maksimalkan Penyisiran Korban di Hutan Tanahbumbu, Basarnas Banjarmasin: Jumlah Helikopter Ditambah

Setelah mengevaluasi hasil pencarian dan menghimpun informasi dari masyarakat, KNKT memberikan koordinat baru. Tim SAR kini difokuskan untuk mencari di wilayah Desa Emil Baru.

"Setelah disusun dari titik sebelumnya, kemudian informasi dari masyarakat dan titik koordinat yang baru saja diberikan, memang arahnya ke Desa Emil Baru," jelasnya.

Saat ini, tim telah bergerak menuju titik lokasi baru yang berjarak sekitar 12 hingga 13 kilometer dari titik koordinat awal. Pencarian terus dilakukan dengan harapan bisa segera menemukan titik terang. (Banjarmasinpost,co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved