Tribun Smart
Putri Mengelola Diri Secara Profesional
Putri Amalina Handayani, aktif mengeksplorasi berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung pengembangan diri.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Putri adalah pribadi yang suka mencoba hal baru dan tertantang untuk terus berkembang. Ia juga individu yang cepat beradaptasi, terbuka terhadap pengalaman baru, dan terbiasa melakukan evaluasi diri.
Selama perkuliahan, Putri Amalina Handayani, demikian nama lengkapnya, aktif mengeksplorasi berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik yang mendukung pengembangan diri, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan komunikasi, maupun kepemimpinan.
"Proses tersebut membentuk saya hingga akhirnya menyelesaikan studi di bidang Hubungan Internasional dengan bekal perspektif global dan kemampuan berpikir kritis," kata alumnus Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Motivasi Putri memilih jurusan Hubungan Internasional didasari oleh ketertarikan terhadap perbedaan perspektif, isu-isu global, serta dinamika budaya antarnegara yang membentuk pola pikir terbuka dan kritis.
"Saya juga tertarik pada proses problem solving dalam menghadapi kompleksitas permasalahan global. Universitas Muhammadiyah Malang saya pilih karena merupakan salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia dengan Prodi Hubungan Internasional terakreditasi unggul, serta memiliki lingkungan akademik yang aktif, kurikulum aplikatif, dan peluang pengembangan diri yang mendukung kontribusi nyata bagi masyarakat," bebernya.
Dengan Nilai IPK cukup tinggi, 3,84, cara Putri menjaga konsistensi belajar untuk mempertahankan IPK di sela organisasi adalah mengatur waktu dengan sebaik mungkin dan menetapkan skala prioritas.
Putri aktif di banyak organisasi kampus, menurutnya semua organisasi yang ia ikuti sangat memengaruhi dalam perkembangan dirinya, karena setiap organisasi yang ia ikuti memiliki fokus dan segmen yang berbeda sehingga membantu untuk meningkatkan skill yang terpendam dalam dirinya.
"Tantangan terbesar yang pernah saya hadapi dalam memimpin sebuah divisi adalah perbedaan pandangan di dalam tim serta kendala kedisiplinan dan konsistensi kehadiran anggota dalam menjalankan tugas," katanya.
Kondisi tersebut cukup memengaruhi efektivitas kerja tim, sehingga menuntut Putri untuk memperkuat komunikasi, membangun koordinasi yang lebih terbuka, serta menciptakan pendekatan kepemimpinan yang lebih solutif agar tujuan bersama tetap dapat tercapai.
Keterampilan yang juga dimiliki Putri adalah public speaking dan permah Juara II Public Speaking Class. Pencapaian tersebut menjadi validasi atas proses belajar dan keberanian saya untuk terus melatih kemampuan komunikasi.
"Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi tentang menyampaikan gagasan secara jelas, empatik, dan berdampak," katanya.
Dari sekian banyak prestasi, paling membanggakan bagi Putri adalah ketika dipercaya menjadi Duta Hijab Radar Malang. Dari pengalaman tersebut, ia mulai berani tampil lebih percaya diri dan mengenal potensi diri dengan lebih baik.
"Peran sebagai duta mengajarkan saya bagaimana membawa diri di ruang publik, berkomunikasi secara profesional, serta membangun citra diri yang positif," jelasnya.
Selama menjalani proses tersebut, banyak peluang kerja sama yang datang, mulai dari endorsement hingga kolaborasi dengan sesama content creator. Ia juga mendapatkan pembelajaran berharga tentang teknik menulis, baik untuk media sosial maupun media cetak, serta memahami sistem kerja event organizer di industri hiburan.
"Seluruh pengalaman itu menjadi bagian penting dalam perjalanan saya, yang membentuk saya hingga tumbuh menjadi pribadi yang lebih berani, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan ke depan," katanya.
Pengalaman kerja Putri, ia pernah magang di pemerintahan di Surabaya. Ia juga meneliti praktik paradiplomasi sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah kota dengan mitra internasional. Pada penelitian tersebut ia meneliti Sister City antara Kota Surabaya dengan Kota Liverpool, Inggris dan dari penelitian tersebut saya berhasil lulus tanpa jalur skripsi, karena penelitian tersebut berhasil terbit di jurnal Shinta.
Masih di pemerintahan, Putri juga pernah bekerja di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sebagai Staff Verifikator Bidang SD. "Pelajaran paling penting yang saya peroleh dari pengalaman sebagai staf verifikator Dana BOS di Dinas Pendidikan Banjarmasin adalah pentingnya ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam bekerja dengan data dan kebijakan publik," jelasnya.
Selain itu, Putri juga pernah menjadi volunteer internasional di Malaysia. Pengalaman di sana yang paling menyentuh adalah melihat semangat belajar anak-anak non-dokumen yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, namun tetap menunjukkan rasa ingin tahu dan antusiasme tinggi.
Sekarang, Putri yang bekerja di Yayasan Hasnur Centre-Pemuda Bakti Banua sebagai Community Engagement & Partnership Officer Banjarmasin, punya tanggungjawab senagai penghubung komunikasi dengan para mitra, serta mengidentifikasi dan mengembangkan peluang kolaborasi, baik melalui kegiatan luring maupun platform digital.
Menurut Putri, anak muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan energi, kreativitas, dan akses teknologi, anak muda dapat menjadi penggerak inovasi sosial, membangun kesadaran, serta menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Peran tersebut perlu diiringi dengan empati, attitude yang baik dan tanggung jawab. Karena anak muda yang hebat adalah anak muda yang memiliki rasa sosial yang tinggi untuk membantu masyarakat dan memberikan dampak bagi sekitar," ujarnya.
Ke depan, Putri ingin menjalani perjalanan karir yang tidak hanya berfokus pada pencapaian profesional, tetapi juga pada kebermanfaatan bagi masyarakat.
"Saya berharap dapat berkontribusi melalui kegiatan komunikasi dan pemberdayaan sosial, khususnya dalam mendukung pemuda di Kalimantan Selatan agar lebih percaya diri, berdaya, dan mampu mengembangkan potensinya," katanya.
Latar belakang Hubungan Internasional membentuk ketertarikan dirinya untuk terlibat dalam kerja sama lintas sektor serta pengembangan komunitas, baik di tingkat lokal maupun lebih luas. "Bagi saya, makna kesuksesan terletak pada dampak yang dapat saya berikan dan proses bertumbuh sebagai pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar," pungkasnya. (Salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Putri-Amalina-Handayani.jpg)