Berita HSS
Pertunjukan Teater Digelar di HSS, Penampilan Sindang Langit Bikin Penonton Menangis Terharu
Penonton pertunjukan kesenian teater yang digelar Sindang Langit di HSS dibuat terbawa ke dalam suasana tawa, senyum dan haru
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pertunjukan teater berjudul Cerita ini Punya Siapa yang dibawakan Sindang Langit berkolaborasi Ramu Art Festival dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil menghipnotis penonton.
Pagelaran di Gedung Pramuka HSS dengan penonton mencapai ratusan orang untuk pertunjukan pertama membuat yang berhadir hanyut dalam isi cerita.
Pertunjukan dibagi dua sesi, sore untuk pelajaran dan malam hari khusus umum, Rabu (11/2/2026).
Nampak, penonton yang menyaksikan terbawa ke dalam suasana tawa, senyum dan haru.
Baca juga: Geliat Pasar Los Batu Kandangan HSS Menjelang Ramadan 1447 H, Begini Harapan Pedagang
Hal ini pun diakui, salah seorang penonton, yakni pengajar Seni Budaya dari SMAN 2 Kandangan, Fatia yang menemani anak murid untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.
Diutarakannya, dirinya menyaksikan bersama anak murid yang begitu antusias ingin menyaksikan pertunjukan teater sebagai salah satu pembelajaran.
“Jadi anak-anak saya ajak untuk mengapresiasi pertunjukan teater dan mengenal proses sebuah pertunjukan itu dibuat. Mulai tata panggung, cahaya, sampai aktor/aktris bermain,” katanya.
Menurutnya, penampilan yang dibawakan para pemain sangat bagus, karakternya hidup dengan didukung pemain luar biasa dari Banjarmasin.
“Tadi saja anak-anak disamping saya sampai menangis, artinya akting pemain bawakan masuk ke dalam jiwa penonton,” ucapnya.
Dirinya berharap, anak-anak dapat belajar banyak membuat pertunjukan teater. Apalagi di SMAN 2 Kandangan akan menampilkan pertunjukan teater.
“Saya ingin mereka mendapat ilmu baru disini, bukan hanya menikmati hiburan, tapi sekaligus belajar,” ungkapnya.
Sementara, direktur Ramu Art Festival Zakir Maulidi menyampaikan, pertunjukan ini memang sifatnya kolaborasi.
Lebih dari itu, kehadiran pelajar dan para guru kesenian tadi salah satu cara mereka untuk belajar atau manajemen sebuah pertunjukan.
“Tidak hanya tentang apa yang dipertontonkan, tetapi ada pembelajaran dari sebuah produksi teater,” sampainya.
Kisah ini berpusat pada Alya, anak ketiga dari empat bersaudara yang dipaksa menanggalkan mimpinya sendiri.
Baca juga: Satpol PP HSS Sisir PKL di Jalan Soeprapto Depan Terminal Kandangan, Ingatkan Trotoar Bukan Lapak
| 'Spider Man', Manusia Silver hingga Badut Diamankan di Kandangan HSS, Minta-minta di Jalanan |
|
|---|
| Ketersediaan Hewan Kurban di HSS Melimpah, Distan PP HSS Pantau Ketat Pasokan dan Kesehatan Ternak |
|
|---|
| Pelanggar ETLE di HSS Terbanyak Tidak Kenakan Helm, Ada Pengendara Berpose Dadah-dadah ke Kemera |
|
|---|
| Bangun Jalan, Area Persawahan Jadi Tantangan TMMD Ke-128 di HSS, Kodim 1003 Turunkan Excavator |
|
|---|
| Satu Kejanggalan Penemuan Nenek Yang Hilang di Sungai Paring HSS Kalsel, Pintu Terkunci dari Luar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pertunjukan-teater-berjudul-Cerita-ini-Punya-Siapa-di-HSS.jpg)