Pembelajaran Jarak Jauh Mahasiswa
Poliban Segera Terapkan Kuliah Daring, UIN Antasari Rapatkan Edaran Mendiktisaintek
Poliban Banjarmasin siap mmelaksanakan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa semester lima ke atas menyusul terbitnya surat edaran
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) memastikan siap mmelaksanakan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa semester lima ke atas menyusul terbitnya surat edaran dari pemerintah pusat.
Direktur Poliban, Joniriadi, mengatakan kampusnya baru saja menerima Surat Edaran
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Nomor 2 Tahun 2026 tentang penyesuaian kegiatan akademik, termasuk penerapan PJJ. “Karena surat edaran sudah sampai ke kami, tentu kami harus siap mengikuti kebijakan tersebut,” ujarnya, Selasa (7/4).
Meski demikian, Joni menegaskan tidak semua mata kuliah akan dialihkan ke sistem daring. Untuk mata kuliah yang bersifat praktik, pembelajaran tetap dilakukan secara tatap muka di kampus. “Seperti praktik di laboratorium atau workshop, itu wajib dilakukan langsung. Tidak bisa digantikan dengan PJJ,” katanya.
Menurutnya, pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi acuan dalam penerapan PJJ. “Kurang lebih polanya seperti saat Covid dulu. Praktik tetap jalan, tapi diatur bergiliran,” ucapnya.
Baca juga: Tangis Tunangan Pecatan Polisi Pecah di Sidang Pembunuhan Mahasiswi ULM, Ungkap Soal Rencana Menikah
Baca juga: Bersiap Menghadapi Penghematan Energi
Sementara itu, untuk mata kuliah teori, Poliban membuka kemungkinan secara daring. Namun, tidak semua teori akan sepenuhnya dialihkan ke PJJ, terutama yang berkaitan langsung dengan praktik.
“Ada teori yang tetap harus mendukung praktik, jadi masih bisa dilakukan secara tatap muka. Tapi yang memungkinkan, akan kita lakukan secara online,” jelasnya.
Penerapan PJJ ini juga sejalan dengan upaya efisiensi, termasuk dalam penggunaan energi dan mobilitas civitas akademika.
Joni menyebut pihak kampus segera menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan kebijakan internal, termasuk imbauan kepada dosen dan mahasiswa. “Nanti kami juga akan buat surat edaran turunan, karena memang ini bagian dari upaya efisiensi, termasuk energi,” katanya.
Ia menilai, pembelajaran daring juga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan kapasitas kelas. “Kalau daring, satu sesi bisa diikuti lebih dari satu kelas. Itu lebih efisien dari sisi waktu dan proses belajar,” ujarnya.
Di sisi lain, Poliban mengantisipasi sejumlah kendala yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan PJJ, terutama terkait akses internet dan kondisi ekonomi mahasiswa. Joni mengakui tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan yang sama, baik dari sisi perangkat maupun koneksi jaringan.
Selain itu, kualitas sinyal internet juga menjadi persoalan klasik yang masih sering terjadi.
“Pengalaman saya mengajar online, sering ada mahasiswa yang terlempar dari kelas karena sinyal buruk. Bahkan untuk sekadar menyalakan kamera pun kadang terkendala,” ujarnya.
Padahal, menurut dia, interaksi visual penting untuk memastikan mahasiswa benar-benar mengikuti pembelajaran. “Saya biasanya mewajibkan on-camera, supaya tahu mereka benar-benar menyimak. Tapi kendalanya tetap di jaringan,” lanjutnya.
Saat ini, Poliban memiliki sekitar 4.600 mahasiswa yang tersebar di lima jurusan dan 21 program studi. Dengan jumlah tersebut, penerapan PJJ dinilai membutuhkan kesiapan tidak hanya dari sisi sistem, tetapi juga mahasiswa dan dosen.
| Banjir Bandang Terjang Tanah Abang Mataraman, BPBD Banjar Catat 60 Rumah Terdampak |
|
|---|
| Polisi Amankan Empat Pengeroyok Pelajar di HSU, Semua Pelaku Masih ABG |
|
|---|
| Voli Putra Banjarbaru Perbanyak Latihan Game Jelang Popda, Begini Tujuan Latihannya |
|
|---|
| Tak Live SCTV, Link Streaming TV Online Leg 1 UCL Sporting Lisbon vs Arsenal Malam Ini Jam 02.00 WIB |
|
|---|
| Nasib Laskar Antasari di Tangan Super Elja, Begini Ulasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Mahasiswa-Poliban-Konversi-motor-konvensional-jadi-motor-listrik.jpg)