Berita Kalsel

KALSEL TERPOPULER : Ruang Belajar Rusak, Solar Sulit Didapat dan Minimnya Perlindungan Buruh

Sekolah di Tanah Laut terdampak angin kencang hingga ruang belajar rusak. Kabar ini salah satu dari rangkuman Kalsel Terpopuler.

Tayang:
Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
BURUH- DPRD Kotabaru gelar RDP terkait empat buruh kelapa sawit yang diasistensi kerja ke Papua dan diduga mengalami PHK sepihak, Senin (20/4/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SMAN 1 Bumi Makmur yang berada di wilayah Desa Bumiharapan, Tanah Laut, Kalsel mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.

Kabar ini menjadi salah satu mengisi Kalsel Terpopuler, selain berita menarik lainnya.

Ada pula berita mengenai perlindungan buruh atau tenaga kerja di Kalsel baru mencapai 42 persen.

Selain itu, berita sulitnya mendapatkan solar di Kalimantan Selatan yang sudah lama berlangsung dan kini makin parah.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Usulkan 246 Formasi CPNS Tahun Ini, PPPK Boleh Daftar Dengan Syarat Ini

Baca juga: Kisah Dua Penari Tunarungu SLBN 2 Banjarmasin, Nurul dan Tiara Andalkan Aba-aba

1. Angin Kencang Rusak Sekolah

Dampak angin kencang yang melanda Kecamatan Bumimakmur, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, Rabu sore kemarin, ternyata tidak hanya merusak permukiman warga. 

Fasilitas pendidikan juga ikut terdampak. Ini setidaknya terjadi di SMAN 1 Bumi Makmur yang berada di wilayah Desa Bumiharapan. Sekolah ini berada di jalan lingkungan, berjarak sekitar 100 meter dari jalan poros setempat.

Kepala Desa Bumi Harapan, Madi Benawa, mengungkapkan terjangan angin kencang yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita tersebut mengenai bangunan sekolah tersebut. 

Kerusakan terjadi pada ruang lab kimia. Bagian plafon teras maupun plafon di ruangan runtuh bersama rangka bajanya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar jika tidak segera ditangani. 

Camat Bumimakmur Imam EW mengatakan pagi hari ini, Kamis (30//4/2026), dirinya akan mengecek kondisi kerusakan ruangan tersebut.

Dengan begitu bakal diketahui apakah kerusakan fisik tersebut berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar atau tidak.

2. Warga Kalsel Kesulitan Mendapatkan Solar

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi justru berdampak pada menipisnya ketersediaan BBM bersubsidi, seperti solar.

Di Balangan, ruang Rapat Paripurna DPRD Balangan dipenuhi puluhan supir dumtruk yang mengemukakan aspirasi mereka terkait sulitnya mendapat bahan bakar, Rabu (29/4).

Mereka protes terhadap SPBU karena seringkali saat antre mengisi BBM, tiba-tiba dikabari BBM tersebut habis, sehingga tidak dapat mengisi bahan bakar untuk armada. BBM jenis biosolar yang saat ini harganya Rp 6.800 di SPBU setempat, sulit didapat.

DPRD Kabupaten Balangan kemudian menjadi penengah antara pihak sopir dumtruk dan SPBU di Balangan, yakni SPBU Rica dan Batumandi, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved