Berita Banjarmasin

Pertemuan Pedagang Harum Manis dan Wali Kota Bahas Kios yang Terbakar Belum Terjadwal

Rencana pertemuan pedagang Pasar Harum Manis dengan Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR masih belum dijadwalkan.

Tayang:
Penulis: Mariana | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
Banjarmasin Post/Muhammad Rahmadi
TINGGAL PUING- Suasana Pasar Bawang Harum Manis Sudimampir Banjarmasin, pascakebakaran, Senin (4/5/2026) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pascakebakaran menimpa puluhan kios bawang dan rempah di Pasar Harum Manis atau Pasar Lima beberapa waktu lalu, para pedagang bersikeras tak ingin direlokasi atau pindah dari pasar tersebut.

Kendati demikian, pedagang tetap tidak boleh membangun kios yang terbakar secara mandiri, atau melangkahi prosedur dan aturan dari Perumda Pasar Kota Banjarmasin maupun Pemko Banjarmasin.

Hal ini ditegaskan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Pasar Banjarmasin, Matnor Ali, para pedagang korban kebakaran di Pasar Harum Manis dilarang untuk membangun kembali kios, karena untuk kepentingan jangka panjang.

"Kami sudah rapatkan lagi dengan para pedagang Jumat lalu. Intinya sudah beres, tidak boleh dibangun sendiri oleh pedagang bekas kios yang terbakar," ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan itu, disepakati pula para pedagang tetap bertahan di Pasar Harum Manis, atau tidak ingin direlokasi ke pasar lain.

Padahal sebelumnya, Perumda Pasar merekomendasikan kios-kios di Pasar Antasari yang bisa dipergunakan untuk lanjut berjualan.

"Selama belum dibangun ulang, mereka tetap di Pasar Harum Manis, toko-toko dimarger, disediakan bagi yang terdampak kebakaran untuk menjalankan usaha lagi," paparnya.

Baca juga: Pemko Banjarmasin Larang Konsumsi Ikan Sapu-sapu, Berisiko Mengandung Logam Berat

Baca juga: Kebakaran di Djok Mentaya Banjarmasin Hanguskan Tiga Rumah, Ngatemi Selamatkan Diri Bersama Cucu

Baca juga: Ditemukan Ponsel Tersembunyi di Plafon Toilet Sentra Antasari Banjarmasin, Diduga untuk Merekam 

Sementara untuk rencana pertemuan pedagang dengan Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR masih belum dijadwalkan.

Matnor Ali mengatakan pertemuan tersebut bisa dilaksanakan menunggu arahan Wali Kota.

"Kami masih menunggu info dari Wali Kota terkait jadwal pertemuan dengan pedagang Harum Manis," bebernya.

Sebelumnya diketahui, dikutip dari data Perumda Pasar sebanyak 76 pedagang Pasar Harum Manis kiosnya ludes terbakar.

Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, M Abdan Syakura mengungkapkan, aspirasi pedagang yang menyatakan kesanggupan membangun kembali kios secara mandiri tidak serta merta bisa dilakukan.

Hal ini sebab kios pasar berdiri di atas lahan aset Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, sehingga segala bentuk pembangunan harus melalui prosedur legal yang ketat.

"Sesuai mekanisme aset, pembangunan di atas lahan pemerintah tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus mendapatkan izin dari Kuasa Pemilik Modal (KPM) atau Wali Kota," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/mariana)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved